Pilkada Bulukumba

MK Tolak Gugatan Askar-Nawawi, Sukri: Alhamdulillah

Alhamdulillah. Hakim MK dengan keputusannya memerintahkan panitera MK menerbitkan akta pembatalan pemohon gugatan paslon No Urut 5. Terima kasih atas

MK Tolak Gugatan Askar-Nawawi, Sukri: Alhamdulillah
TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Bakal Calon Bupati Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, AM Sukri Sappewali-Tomy Satria mendaftar sebagai calon bupati Bulukumba, Senin (27/7/2015).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Calon Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, bersyukur setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tidak dapat meneruskan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) yang diajukan pasangan Askar HL-Nawawi Burhan, Senin (18/1/2016).

"Alhamdulillah. Hakim MK dengan keputusannya memerintahkan panitera MK menerbitkan akta pembatalan pemohon gugatan paslon No Urut 5. Terima kasih atas doa tim dan masyarakat Bulukumba," kata Sukri.

Gugatan PHP yang diajukan Askar-Nawawi kandas. Berdasarkan putusan ketetapan, majelis hakim MK tidak dapat meneruskan gugatan tersebut karena sudah dicabut oleh pengacara sebelumnya, Acram Mappaona. Putusan ini mengacu Rapat Permusyawaratan Hakim yang terdiri Arief Hidayat, Anwar Usman, Manahan MP Sitompul, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Wahiduddin Adams, Patrialis Akbar, Maria Farida Indrati, dan Aswanto. Salah satu poin penyebab kandasnya gugatan Askar-Nawawi setelah pengacara Acram Mappaona Aziz yang awalnya dipakai pasangan ini mencabut gugatan.

Berikut salinan putusan yang diunduh di laman situs MK, www.mahkamahkonstitusi.go.id:

"Mahkamah Konstitusi telah menerima permohonan bertanggal 20 Desember 2015 dan 2 Januari 2016 dari H. Askar HL dan Nawawi Burhan selaku Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2015, Nomor Urut 5, yang berdasarkan surat kuasa khusus bertanggal 19 Desember 2015 memberi kuasa kepada Acram Mappaona Azis SH yang diterima Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi pada tanggal 21 Desember 2015 pukul 02.28 WIB dan dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi pada tanggal 4 Januari 2016 dengan Nomor 27/PHP.BUP-XIV/2016 perihal Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2015;

Terhadap permohonan Nomor 27/PHP.BUP-XIV/ 2016 tersebut, Mahkamah Konstitusi telah menerbitkan: Ketetapan Mahkamah Konstitusi Nomor 130/TAP.MK/2016 tentang Pembentukan Panel Hakim Untuk Memeriksa Perkara Nomor 27/PHP.BUP-XIV/2016, bertanggal 4 Januari 2016; Ketetapan Mahkamah Konstitusi Nomor 32/TAP.MK/2016 tentang Penetapan Hari Sidang Pertama, bertanggal 4 Januari 2016; - Mahkamah telah menerima surat permohonan pencabutan Perkara Nomor 27/PHP.BUP-XIV/2016, bertanggal 12 Januari 2016 yang diterima Kepaniteraan Mahkamah pada hari Kamis, 14 Januari 2016, pukul 08.51 WIB sebagaimana tertera pada Tanda Terima Berkas Perkara Nomor 91-5/PAN.MK/01/2016; - Terhadap pencabutan permohonan tersebut, Mahkamah, dalam persidangan tanggal 14 Januari 2016 a quo yang dihadiri oleh Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait telah mendengar dari Kuasa Hukum Pemohon bahwa Pemohon menyatakan mencabut atau menarik kembali permohonan Pemohon a quo; - Terhadap pencabutan permohonan tersebut, Rapat Pleno Permusyawaratan Hakim tanggal 15 Januari 2016 telah menetapkan bahwa penarikan kembali permohonan Perkara Nomor 27/PHP.BUP-XIV/2016 beralasan hukum; - Berdasarkan Pasal 35 ayat (1) dan ayat (2) UndangUndang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi yang menyatakan, ”Pemohon dapat menarik kembali permohonan sebelum atau selama pemeriksaan Mahkamah Konstitusi dilakukan”, dan ”Penarikan kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan permohonan tidak dapat diajukan kembali”;

Penulis: Mansur AM
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved