Harga BBM Turun
BBM Turun, Rahmat Manggabarani Prihatin dengan Pengusaha SPBU
Karena harga jual lebih rendah pasca turun harga oleh pemerintah dibandingkan harga beli
Penulis: Rasni | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Rasni Gani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Presiden Direktur PT IMB Group, Andi Rahmat Manggabarani, mengaku prihatin terhadap pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 5 Januari 2016.
Menurut Rahmat, penurunan harga sangat merugikan karena harga jual lebih rendah pasca turun harga oleh pemerintah dibandingkan harga beli yang sebelumnya dilakukan saat harga masih tinggi.
"Pengusaha membeli dengan harga yang mahal sebelum harga turun sementara dijual berdasarkan harga ketetapan pemerintah yang jatuhnya lebih rendah. Kan kasian karena selisihnya cukup besar," katanya di kantornya Jl Mappanyukki, Rabu (6/1/2016).
Kata dia, harusnya ada selisih harga lebih murah bagi pengusaha agar saat ada fluktuasi harga berdasarkan minyak dunia, masih ada selisih harga yang dapat digunakan menutupi kekurangan pembayaran masyarakat.
Dia membahkan, kebanyakan pengusaha SPBU juga memiliki usaha lain. Jadi harusnya usahanya saling mendukung, justru rugi keseluruhan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rahmat-mg_20160106_133523.jpg)