Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Xray KSOP Parepare Belum Difungsikan, Barang Penumpang Diperiksa Manual

Beban listrik alat tersebut bisa mencapai Rp 30 juta setiap bulan.

Penulis: Mulyadi | Editor: Suryana Anas

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -Alat pengamanan Xray yang dimiliki Kesatuan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Parepare hingga saat ini belum difungsikan. Padahal alat seharga ratusan juta tersebut sudah lama tersimpan di sana.

Pelabuhan Nusantara Kota Parepare pun untuk pengamanan membuat penumpang harus rela diobrak-abrik barang bawaannya ketika tiba dan ingin berangkat jika melewati terminal laut tersebut.

Pengamanan khususnya pemeriksaan barang di tempat sangat ketat meski pemeriksaan secara manual karena rawan sebagai jalur pemasokan narkotika dari luar. Sayangnya saat dikonfirmasi, Kepala Bagian Humas KSOP, Muh Iqbal enggan berkomentar.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Iptu Ario Damar saat dikonfirmasi terkait masalah Xray yang dimiliki KSOP tersebut tetapi tidak dioperasikan menjelaskan bahwa selama ini pihak KSOP mengungkapkan jika belum mengoperasikan alat tersebut karena biaya listirknya besar.

"Pihak KSOP menjelaskan jika memang selama ini belum mengoperasiakn Xray (alat sensor bagasi penumpang) ini karena biaya listriknya sangat besar sementara anggarannya belum ada," ujarnya, Jumat (18/12/2015).

Ario menuturkan, berdasarkan penjelasan pihak KSOP, untuk beban listrik alat tersebut bisa mencapai Rp 30 juta setiap bulan.

"Katanya beban listrik alat ini bisa mencapai Rp 30 juta perbulan sehingga belum dioperasikan karena tidak ada anggarannya,"jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved