Universitas Bosowa Kini Resmi Punya Fakultas Kedokteran

SK tersebut diterima Aksa Mahmud, pemilik Bosowa Foundation, yayasan yang menaungi Unibos

Universitas Bosowa Kini Resmi Punya Fakultas Kedokteran
TRIBUN TIMUR/JUMADI MAPPANGANRO
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof Mohamad Nasir PhD Ak menyerahkan SK izin pengelolaan pendidikan kedokteran untuk Unibos, Kamis (17/12/2015) siang tadi. Penyerahan dilakukan di Lantai 18 Gedung D Kemenristek RI, Jalan Sudirman, DKI Jakarta. 

Laporan wartawan Tribun Timur Jumadi Mappanganro

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Universitas Bosowa (Unibos) kini resmi punya fakultas kedokteran.

Keabsahan tersebut diperoleh setelah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof Mohamad Nasir PhD Ak menyerahkan surat keputusan (SK) izin pengelolaan pendidikan kedokteran untuk Unibos, Kamis (17/12/2015) siang tadi.

SK dari Menristek diterima Aksa Mahmud, pemilik Bosowa Foundation, yayasan yang menaungi Unibos. Penyerahan SK dilakukan di Lantai 18 Gedung D Kantor Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) RI, Jalan Sudirman, DKI Jakarta.

“Semoga dengan SK ini, Unibos makin maju. Kita akan tinjau lagi dua tahun ke depan bagaimana pelaksanaan pendidikan kedokteran Unibos,” pesan Nasir yang juga mantan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Penyerahan SK secara simbolis itu disaksikan Ketua Bosowa Foundation Melinda Aksa, Rektor Unibos Prof Dr Saleh Pallu MEng, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Aksa Mahmud Soetrisno Muslimin, dan Wakil Rektor 4 Universitas Bosowa Prof Dr A Muhibuddin.

Pada momen bersejarah bagi Unibos itu, Aksa juga memboyong tim penanggungjawab FK Unibos yakni Prof Dr Idrus Paturusi yang juga mantan dan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas).

Ikut diboyong Prof Dr dr Husni Tanra yang juga mantan Direktur Pascasarjana Unhas, Prof Dr Khaeruddin yang juga Guru Besar FK Unhas, Direktur Rumah Sakit Awal Bros dr Alwi A Mappiasse SpKK PhD dan beberapa lainnya.

Unibos yang beralamat di Jalan Urip Sumoharjo Km 4 Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, saat ini telah membina satu prodi jenjang diploma, 29 prodi jenjang sarjana (S1) yang tersebar di delapan fakultas dan lima prodi jenjang pascasarjana.

“Dengan dibukanya fakultas kedokteran, maka jumlah fakultas yang dikelola Unibos menjadi Sembilan fakultas,” papar Saleh Pallu yang juga mantan Dekan Fakultas Teknik Unhas ini.

Sedangkan jumlah dosen Unibos saat ini sebanyak 220 orang. Terdiri: 4 persen berkualifikasi profesor, 14 persen doktor, dan 61 persen berkualifikasi magister dan sisanya sedang melanjutkan pendidikan S2 dan S3.

Hingga Desember 2015, perguruan tinggi di Makassar yang telah menyelenggarakan pendidikan kedokteran selama ini baru Universitas Hasanuddin (Unhas) , Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. (*/tribun-timur.com)

Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved