Ini Tips Hadapi Wartawan 'Abal-Abal' Versi PJI Sulsel
Segera cek di Google, nama dan medianya
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ilham Arsyam
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan Jumadi Mappanganro memberikan tips kepada para peserta Seminar Hubungan Media dan Pemerintah tentang cara menghadapi wartawan cuman nanya-nanya atau sering disebut aba-abal.
Langkah awal yang harus dilakukan jika bertemu dengan oknum tersebut yakni menerimanya dengan 'sombere' dan anggap sebagai tamu biasa.
Beberapa pertanyaan juga harus disiapkan untuk oknum itu yakni tanya siapa nama medianya.
Setelah segera mengeceknya nama dan medianya di Google.
"Bisa-ki lihat di online nama dan medianya, kalau tidak ada namanya berarti abal-abal (palsu)," katanya, Kamis (10/12/2015).
Sekadar diketahui, seminar ini berlangsung di Hotel Grand Celino Makassar. Dilaksanakan Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Pesertanya berasal dari media dan pegawai Pemkot Makassar. Selain Jumadi, tampil sebagai pembicara adalah wartawan senior Dahlan Abubakar, dosen Pascasarjana Universitas Hasanuddin Dr Iqbal Sultan MSi sekaligus mantan Humas Unhas dan Sultan Makkawaru, mantan jurnalis Bisnis Indonesia yang kini berkiprah di bisnis advertising. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/seminar-kehumasan_20151210_125344.jpg)