FPI Ancam Tertibkan Pasangan yang Pacaran di Masjid Terapung

Saat diminta komentar mengenai banyak yang memanfaatkan Masjid Amirul sebagai tempat pacaran, Abu mengaku ini tidak bisa dibiarkan.

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/SALDY
Pengumuman laranga berpacaran di Masjid Amirul Mukminin, Makassar 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Syuro Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan Abu Thoriq angkat bicara mengenai maraknya perilaku remaja yang dinilai sudah tercela, atau berpacaran di kawasan Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung) Jl Penghibur Kota Makassar.

Saat diminta komentar mengenai banyak yang memanfaatkan Masjid Amirul sebagai tempat pacaran, Abu mengaku ini tidak bisa dibiarkan.

"Jangankan di dalam masjid, di luar masjid saja dilarang pacaran, tidak ada dalam ajaran agama itu pacaran," ujar Abu, Minggu (6/12/2015).

Ke Tribun, ia menegaskan Pemkot Makassar harus bertanggungjawab menganai persoalan ini, dengan menurunkan Satpol PP Makassar berjaga di titik itu.

Bahkan, Abu Thoriq bersikap jika Pemkot tak berdaya menangani ini, FPI akan turun tangan.

"Kita siap wakafkan diri ini untuk melawan kemaslahatan," tambah Abu.

Sebelumnya diberitakan jamaah dan pengurus Masjid Amirul Mukminin resah dengan ulah para remaja yang menjadikan masjid sebagai tempat pacaran.

Sekadar diketahui, letak masjid terapung ini berada diatas bibir Pantai Losari Kota Makassar.

Pantai Losari saat ini, menjadi pusat kunjungan dan ikon bagi warga Makas

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved