Hari AIDS Sedunia

Lawan AIDS, Politisi PPP Sulsel Ajak Remaja Pawai

Anggota Fraksi PPP DPRD Sulsel ini yang juga Direktur Yayasan Simpul Pemerhati Perempuan Soppeng menggandeng Biro Napza Pemprov Sulsel menggelar pawai

Lawan AIDS, Politisi PPP Sulsel Ajak Remaja Pawai
TRIBUN TIMUR/MANSUR AM
Anggota Fraksi PPP DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mansur AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dalam rangka peringatan Hari AIDS sedunia yang diperingati tiap 1 Desember, aktivis perempuan asal Soppeng yang kini berkiprah di Parlemen Sulsel, Andi Nurhidayati, melibatkan generasi muda untuk sosialisasi bahaya AIDS dan pergaulan bebas di Lapangan Gasis, Watansoppeng, Selasa (1/12/2015) hari ini.

Anggota Fraksi PPP DPRD Sulsel ini yang juga Direktur Yayasan Simpul Pemerhati Perempuan Soppeng menggandeng Biro Napza Pemprov Sulsel menggelar pawai. Pawai diikuti perwakilan siswa-siswi SMP dan SMA se-Kabupaten Soppeng.

Pawai dikelola kolaborasi kelompok remaja yang terdiri dari kelompok Saoraja, Rumble, Trip, Sport and Art. Sebelum pawai, kelompok remaja ini menggelar aksi teatrikal di titik nol Watansoppeng.

“Sosialisasi bahaya penyakit dan virus AIDS kami mulai dari remaja. Salah satu penyebab utama penyakit ini adalah pergaulan bebas,” kata eks Ketua PDK Soppeng ini.

Selain bahaya AIDS, ajang berkumpul remaja ini dimanfaatkan untuk sosialisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), bahaya nikah dini, hingga ancaman kekerasan terhadap anak.

Pawai tidak melibatkan Pemda Soppeng. Kepala Biro Bina Napza dan HIV/AIDS Sulsel Sri Endang Sukarsih langsung merespon saat koordinasi mengenai pelaksanaan acara ini.

Secara khusus, Andi Etty, sapaan Andi Nurhidayati, menyebut minimnya data jumlah pasti penderita HIV/AIDS di Soppeng juga jadi catatan. “Rata-rata mereka yang positif mengidap HIV/AIDS akan meninggalkan Soppeng,” kata Andi Etty.

Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di JeneWa, Swiss.

Bunn dan Netter menyampaikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Pgoram AIDS Global (kini dikenal sebagai UNAIDS). Dr Mann menyukai konsepnya, menyetujuinya, dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS Sedunia diperingati petama kali pada 1 Desember 1988.

Penulis: Mansur AM
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved