Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

MotoGP

Baca, ”Luka” Rossi-Marquez Terkuak Lagi

Meski akhirnya Rossi kehilangan kesempatan untuk bertarung dengan Lorenzo demi gelar juara, Bernie bergeming.

Editor: Edi Sumardi
MANAN VATSYAYANA/AFP PHOTO
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez (kanan), dan pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menghadiri konferensi pers jelang GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Kamis (23/10/2015). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Perseteruan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez sudah mulai dingin. Namun, luka lama kedua pebalap ini kemudian dibuka lagi oleh bos F1, Bernie Ecclestone.

Pria berambut putih ini mengatakan, kalau Rossi seharusnya layak didiskualifikasi. Bernie menganggap ganjaran tiga poin penalti tidak cukup untuk ”menghukum” Rossi setelah ia melakukan apa yang disebut pengawas lomba ”irresponsible riding”.

Meski akhirnya Rossi kehilangan kesempatan untuk bertarung dengan Lorenzo demi gelar juara, Bernie bergeming.

”Rossi seharusnya didiskualifikasi. Dia juga pantas diberi black flag. Apa yang terjadi (pada MotoGP) benar-benar salah. Ini peringatan untuk F1,” kata Bernie kepada Gazzetta dello Sport, dikutip crash.net (25/11/2015).

Bernie juga tidak sependapat saat kejadian di Sepang, tetap membolehkan Rossi finish ketiga dan mendapat poin. ”Saya beri contoh. Andai Ferrari sedang mengejar juara dunia, lalu Mercedes menghadang pakai tim lain, apa yang terjadi?” katanya.

Memang, banyak respons dari figur-figur di F1 tentang MotoGP. Lorenzo berhasil merengkuh gelar juara dunia ketiga di premier class, sementara Rossi harus menunda keinginan mengoleksi gelar kedelapan.

Sebastian Vettel sudah melontarkan dukungan untuk Rossi, mengatakan bahwa pebalap Italia itu melakukan hal yang benar. Sementara Felipe Massa sependapat dengan Bernie, bahwa ini adalah kesalahan besar.(crash.net)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved