Kongres HMI di Pekanbaru
Ketua Umum PB HMI Minta Maaf
Arief mengirimkan surat permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkhusus warga Kota Pekanbaru, Riau.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Arief Rosyid Hasan menyampaikan permintaan maaf atas keributan dan tingkah rombongan liar (romli) HMI asal Kota Makassar.
Melalui pesan WhatsApp ke Tribun, Senin (23/11/2015), Arief mengirimkan surat permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia terkhusus warga Kota Pekanbaru, Riau.
Assalamualaikum wr wb
Puji syukur kepada Allah SWT atas segala rahmat dan berkahnya, Shalawat dan Taslim pada junjungan kepada Rasul kita Muhammad SAW
Kongres HMI XXIX sebagai kegiatan terbesar dan terpuncak dari organisasi ini. Beberapa hari ini himpunan kita telah menanggung malu akibat keresahan yang terjadi di dalam momen ini.
Harus diakui hal ini berada diluar kontrol kami sebagai pengurus besar HMI yang seharusnya menunjukkan perilaku akhlakul karimah dan panutan masyarakat.
Karena itu saya sebagai ketua umum PB HMI memohon maaf sebesar-besarnya kepada warga dan pemerintah Riau, masyrakat Indonesia, dan umat Islam sekalian. akan rentetan kasus yang terjadi di Kongres Pekanbaru.
Diluar dari hal tersebut, kami harus mengapresiasi kehadiran dari rombongan penggembira yang hendak berproses di kegiatan ini. Namun sejatinya antusiasme tersebut membutuhkan ruang dan cara yang tepat. Tugas kami adalah menyiapkan ruang tersebut, agar tidak hal-hal yang tidak diinginkan kembali.
Adapun hal-hal dan kerugian yang disebabkan oleh para kader yang menjadi rombongan penggembira akan kami pertanggung jawabkan.
Selain itu besar harapan kami, agar semua pihak khususnya para kader senantiasa menahan diri dan menjaga nama baik himpunan.
Walaikumsalam wr. wb
Atas perhatiaanya saya ucapkan terima kasih
Yakin Usaha Sampai