Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pria Ini "Buktikan" Dirinya Pacar, Lelaki Sejati saat Tragedi Berdarah di Paris, Lihat Apa Terjadi

Departemen Urusan Luar Negeri tengah memberikan bantuan penuh untuk keluarga dari pria ini saat berada di Paris.

Editor: Edi Sumardi
BBC
Korban serangan teror berdarah di Kota Paris, Perancis, Jumat (13/11/2015) waktu setempat. Setidaknya 153 orang tewas dan enam pelaku telah ditetapkan tersangka. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pemuda asal Irlandia yang merupakan satu dari beberapa korban penyerangan teroris di Gedung Konser Bataclan, dijuluki sebagai pahlawan, setelah melindungi kekasihnya dan beberapa orang lain saat penembakan terjadi.

Dikutip dari Sunday World, Senin (16/11/2015), pria ini diketahui ikut menonton konser Band Eagles of Death Metal di Paris bersama kekasihnya, saat seorang pria bersenjata, menembaki kerumunan penonton konser tersebut.

Pria ini ditembak dalam jarak dekat, dengan menggunakan sebuah senapan berjenis Kalashnikov, saat konser dari band asal Amerika ini tengah berlangsung.

Akibat serangan ini, pria ini menderita trauma parah di bagian kakinya, akibat peluru berkecepatan tinggi yang ditembakkan ke arahnya.

Pria ini nekat melakukan hal tersebut demi melindungi kekasihnya dari tembakan peluru, saat kejadian mengerikan ini terjadi.

Beberapa sumber mengatakan bahwa pria yang tak diketahui identitasnya ini sudah terluka di awal serangan tersebut.

Hal itu membuatnya kehilangan banyak darah sebelum akhirnya menjalani perawatan di lokasi kejadian oleh beberapa tim medis, yang tak lama kemudian langsung melarikannya ke rumah sakit.

Kemarin malam, kondisinya dilaporkan stabil meski tetap dalam keadaan serius, setelah menjalani operasi pada Sabtu pagi (14/11/2015).

Para tim medis yang merawatnya berharap agar pria ini dapat segera sembuh.

Seorang anggota keluarga dari pria ini mengatakan kalau pasangan kekasih ini merasakan trauma akibat kejadian ini, dan tak ingin agar identitasnya disebar-luaskan.

Keluarga dari pria ini telah menerima informasi mengenai hal ini, dan telah terbang ke Paris untuk menemaninya.

Departemen Urusan Luar Negeri tengah memberikan bantuan penuh untuk keluarga dari pria ini saat berada di Paris.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved