Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Warga Makassar Diperiksa Polisi Perancis Pasca Serangan Teroris

Firman mengatakan, sebelumnya pemeriksaan di perbatasan Swiss-Francis tak pernah seketat itu.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER/MUHAMMAD FIRMANSYAH KASIM
Pihak keamanan Perancis tanpak melakukan pemeriksaan di perbatasan Perancis, Minggu (15/11/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Warga Makassar yang sedang menempuh pendidikan di Oxford University, Muhammad Firmansyah Kasim mengatakan setelah serangan teroris di Paris, Polisi dan Tentara Perancis memeriksa semua pendatang termasuk warga Makassar.

"Barusan tadi saya menyebrangi perbatasan Perancis-Swiss dari arah Perancis dan penjagaannya diperketat," ujar Firman yang tengah berkunjung ke Perancis, Minggu (15/11/2015).

Firman mengatakan, sebelumnya pemeriksaan di perbatasan Swiss-Francis tak pernah seketat itu.

"Biasanya di perbatasan yang saya lewati itu tidak ada pemeriksaan, tapi kali ini ada pemeriksaan. Padahal mungkin sudah puluhan kali saya seberangi perbatasan, baru kali ini ada pemeriksaan passport," ujarnya.

Firman juga mengatakan negara sekitar Perancis seperti Swiss, Belgia dan Spanyol memperketat penjagaan perbatasan.

"Di Bandara Jenewa, Swiss juga terlihat beberapa polisi bersenjata," ujarnya.

Sebelumnya, Lebih dari 150 orang tewas akibat rangkaian teror yang mengguncang Kota Paris, Prancis, Jumat (13/11/2015) malam. Dari jumlah korban tewas itu, 118 di antaranya kehilangan nyawa di gedung konser Bataclan, dan 11 lainnya ditembaki di restoran khas Kamboja.

Laporan awal menyebutkan sekira 200 orang menderita luka-luka, 80 orang di antaranya mengalami luka-luka serius. Polisi menyebut delapan teroris tewas dalam insiden paling berdarah sejak pengeboman stasiun kereta api di Madrid (Spanyol) 2004 lalu. Sebanyak tujuh di antara teroris tewas akibat bom bunuh diri.

Aksi bom bunuh diri dilakukan tiga teroris di dalam gedung konser Bataclan, sedang satu orang tewas ditembak polisi. Hanya beberapa kilometer dari lokasi tersebut, pengebom bunuh diri beraksi di luar Stadion Stade de France.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved