PPP Versi Taufik: Aras cs Panik
Nasrun menyebut, isi putusan MA sangat jelas mengakui keabsahan Muktamar Jakarta yang digelar Suryadharma dkk
Penulis: Mahyuddin | Editor: Suryana Anas
MAKASSAR, TRIBUN - Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel kubu Taufik Zainuddin menilai kubu PPP versi M Aras kelabakan sehingga mengumpulkan DPD PPP se-Sulsel melalui Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil).
"Saya kira itu (Rapimwil) bagian dari kelabakan Aras dan kawan-kawan. Harusnya mereka berpikir jernih. Baca baik-baik putusan MA. Saya lihat beliau berkomentar tanpa melihat putusan itu," kata Sekretaris PPP Sulsel M Nasrun via telepon, Rabu (4/11).
Nasrun menyebut, isi putusan MA sangat jelas mengakui keabsahan Muktamar Jakarta yang digelar Suryadharma dkk. Nasrun menyatakan, sikap Aras adalah pelanggaran karena melenceng dari putusan MA. Menurutnya, Aras terlalu ngotot ingin mengendalikan PPP di Sulsel.
"Kita sudah diminta DPP untuk mengumumkan dan mengkonsolidasikan putusan itu. Kita juga akan mempersiapkan kebutuhan untuk menyamput putusan," jelas Nasrun.
Wasekjen DPP kubu Djan Faridz, Andi Mariattang meminta Aras tidak seenaknya menafsirkan putusan MA. Dia juga meminta kubu Romahurmuzy di Sulsel berbesar hati dan membaca baik-baik putusan MA.
"Putusan hukum harus dihormati dan dihargai semua pihak. Kubu Djan Faridz terbuka merangkul teman-teman dari kubu Romy," kata mantan Wakil Ketua PPP Sulsel tersebut.