Umi Pipik: Bercadar Tidak Menjamin Masuk Surga
Talk Show tersebut menghadirkan Pipik Dian Irawati Popon atau yang biasa disapa Umi Pipik dengan materi Kemuslimahan, Melangkah Tanpa Lelah Berupah Pe
Penulis: Hasrul | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasrul
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus Keluarga Mahasiswa Islam (LDK Gamais) Politeknik Kesehatan Makassar (Poltekkes) mengelar Talk Show The Miracle Of Hijrah di Auditorium Poltekkes Makassar, Minggu (1/11/2015).
Talk Show tersebut menghadirkan Pipik Dian Irawati Popon atau yang biasa disapa Umi Pipik dengan materi Kemuslimahan, Melangkah Tanpa Lelah Berupah Penuh Berkah.
Dalam materinya Umi Pipik bercerita tentang hari-harinya saat kehilangan suami dan ayahnya. Awalnya Umi Pipik merasa marah dan tidak terimah orang yang dicintainya diambil oleh Allah, namun semua itu disadarinya sebagai ujian untuk hambanya yang terlalu cinta dengan hal-hal yang duniawi.
"Suami, ayah dan harta adalah cobaan bagi saya, dan semua itu milik Allah, sehingga Allah mengambilnya kembali," kata Umi Pipik.
Istri alm ust Jefri Al Bukhori menegaskan kepada peserta talk show bahwa mencintai sesuatu harus didasari dengan kecintaan kepada Allah, karena semua yang di dunia adalah miliknya dan berhak mengambilnya kapan saja.
Selain itu Umi Pipik, juga menyampaiakan kepada peserta talk show yang semuanya adalah muslimah bahwa penampilan seorang muslimah, berjilbab besar bahkan bercadar sekalipun tidak akan menjamin dirinya masuk surga.
"Bagaimanapun model jilbab kita, apakah panjangnya sampai ke tanah, hingga bercadar sekalipun tidak menjamin masuk surga jika ada rasa sombong dalam hati," kata Umi Pipik.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hijrah-di-auditorium_20151101_230538.jpg)