Begal Diamuk Massa di Jl Dg Tata
Naas bagi pelaku, sebab jalan yang dilalui terhalang acara pernikahan warga setempat.
Penulis: Alfian | Editor: Mutmainnah
Laporan Wartawan Tribun Timur Alfian
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang begal babak belur setelah diamuk di Jl Dg. Tata III, Kota Makassar, Minggu (11/10/2015) sekitar pukul 16.30 Wita. Si begal bernama Nur Ilham Emba (19). Dia gagal membawa lari barang milik korbannya setelah dikejar korban dan terhalang tenda pesta pernikahan.
Saat beraksi, Emba yang juga warga Maccini Sawah Makassar ini berboncengan seorang rekannya yang kabur menggunakan sepeda motor.
Mulanya, Emba dan rekan memepet korban bernama Tenri Angka (36), warga BTN Hartaco Indah 4G Makassar, yang melintas di Jl. Dg Tata dekat Rumah Sakit Haji. Korban saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha mio sporty.
Tak lama memepet, pelaku pun merampas tas korban dan kemudian kabur.
Walau tas dirampas, korban rupanya tidak panik. Tenri gegas mengejar pelaku sampai di Dg Tata III.
Naas bagi pelaku, sebab jalan yang hendak dilalui ternyata tertutup tenda pesta pernikahan warga setempat.
Tak menghitung menit, korban yang sedang mengejar tiba menyusul pelaku.
Tenri sempat terjatuh sebelum kemudian mengadang pelaku yang kelimpungan mencari jalan untuk kabur.
"Lewatka di Dg. Tata setelahnya Rumah Sakit Haji, itu dua orang pelaku yang dibonceng na tariki' tasku yang kusimpan di depan, kaburki tapi saya kerja," ujar Tenri.
Meski bibir berdarah akibat jatuh terbentur di aspal, Tenri masih berteriak lantang,"tolong, begal, begal, begal," teriaknya.
Teriakan korban sontak membuat warga sekitar berkerumun dan menghajar pelaku habis-habisan.
Kini Emba mendekam di Kantor Polsek Tamalate Makassar. Dia ditahan setelah dihujani bogem mentah massa Jl Dg Tata III. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/begalll_20151011_182650.jpg)