Pilkada Maros

Berkas Pelanggaran Panwas Maros Tunggu Persidangan DKPP

Saat ini, Iman dan Panwas Maros sementara  menunggu giliran pemanggilan untuk disidangkan.

Berkas Pelanggaran Panwas Maros Tunggu Persidangan DKPP
ist
ilustrasi pilkada

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Berkas laporan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Panwas Maros yang dilaporkan oleh pasangan calon Bupati Maros, Imran Yusuf - Said Patombongi (Iman) sudah diambil alih DKPP pusat.

Saat ini, Iman dan Panwas Maros sementara  menunggu giliran pemanggilan untuk sidang.

Staf DKPP Provinsi Rahmat Hidayat mengatakan, pihaknya telah mengirim berkasnya ke pusat. Saat ini tinggal menunggu instruksi DKPP untuk proses persidangannya.

"Berkasnya sudah kami kirim ke pusat. Saat ini sisa menunggu petunjuk pusat. Kalau sudah ada perkembangan, kami segera sidangkan," katanya, Kamis (8/10).

Tim Iman Laporkan panwas ke Bawaslu dan DKPP karena dinilai tidak menindak lanjuti laporan Iman, soal pelanggaran dugaan penghinaan yang dilakukan oleh Master Campaign pasangan Andi Husain Rasul - Sudirman (Hadir)  Akbar Endra, yang menyebut Iman kandidat Boneka.

Ketua Tim Media Iman, Muj Fajrin mengatakan, Hadir dinilai telah melanggar Undang- undang Nomor 15 tahun 2011 tentang penyelanggara pemilu paragraf 3 pasal 77.

Tim Iman telah menyerahkan laporan secara tertulis beserta bukti-bukti,  salah satunya bukti terima laporan.

"Menurut ketentuan, laporan paslon harus ditindak lanjuti oleh Panwas. Pihak pelapor juga wajib diberikan status laporan maksimal lima hari pasca laporan. Namun sudah 10 hari hal itu tidak dilakukan oleh Panwas," katanya. (*)

Penulis: Ansar
Editor: Mutmainnah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved