Kelompok Kerja Guru Dorong Profesionalitas Guru di Gowa

Disampaikan dalam Sidang Promosi Doktor Djohar MSi

Kelompok Kerja Guru Dorong Profesionalitas Guru di Gowa
TRIBUN TIMUR/ANITA K WARDANA
Sidang Promosi Doktor Djohar MSi pada Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (22/9/2015).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita Wardana

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Sebanyak 80 persen guru di Kabupaten Gowa telah tersertifikasi. Hal ini mengemuka dalam Sidang Promosi Doktor Djohar MSi pada Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (22/9/2015).

Dalam disertasinya berjudul "Revitalisasi Fungsi Kelembagaan Kelompok Kerja Guru dalam Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan di Kabupaten Gowa, Djohar mengatakan, perkembangan guru tersertifikasi di Kabupaten Gowa tidak terlepas dari fungsi Kelompok Kerja Guru (KKG) yang terus dimaksimalkan.

Sidang promosi tersebut dipimpin Direktur PPs UNM, Prof Dr Jasruddin MSi dengan Prof Rifdan sebagai promotor, Dr Muhammad Rusdi sebagai ko promotor, Prof Haedar Akib dan Dr Muhammad Ramli sebagai penguji internal dan Prof Husain Usman sebagi penguji ekternal.

"Keberadaan lembaga KKG merupakan bagian integral dari perwujudan sistem pembinaan guru profesional yang di dalamnya terdapat berbagai kegiatan peningkatan mutu pendidikan,"katanya.

Ia pun menilai untuk mendukung profesionalitas para guru dibutuhkan fasilitas teknologi yang memadai pula. Menurutnya, jika setiap guru tersertifikasi memiliki laptop masing-masing, mereka dapat mengetahui perkembangan teknologi dan tampil layaknya guru profesional.

Disamping itu, dalam mengembangkan lembaga KKG harus memiliki strategi dalam upaya peningkatan kualitas guru di Kabupaten Gowa. Ia pun mengharapkan adanya standarisari seperti standar program, standar organisasi, standar SDM, standar sarana dan prasarana, standar pegelolaan, standar pembiayaan dan standar penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas.

Direktur PPs UNM, Prof Jasruddin juga berharap agar hasil penelitian yang diperoleh Djohar dapat menjadi landasan bagi pengembangan kualitas guru agar bisa lebih baik dan profesional.

"Saya harap dengan ini kualitas guru bisa lebih baik kedepannya. Selamat atas gelar doktor yang diraih,"kata Prof Jasruddin.

Djohar menjadi doktor ke 385 di PPs UNM dan menjadi doktor ke 196 pada Program Studi Administrasi Publik. Ia lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,79 dengan predikat kelulusan sangat memuaskan. (*)

Penulis: Anita Kusuma Wardana
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved