Ketahui Beragam Kelainan Seksual Ini, Supaya Anda Tidak Jadi Korban

Kelainan seksual diistilahkan Parafilia, adalah sekelompok gangguan dorongan dan perilaku seksual yang menyimpang dan muncul secara berulang kali.

Ketahui Beragam Kelainan Seksual Ini, Supaya Anda Tidak Jadi Korban
alodokter
Kelainan seksual Voyeurisme. Perilaku meraih kepuasan seksual dengan mengintip atau mengamati orang yang sedang berganti pakaian, mandi, atau melakukan aktivitas seksual. 

Pasangan sadomasokisme, dimana yang satu adalah penderita masokisme dan yang lain adalah penderita sadisme, biasanya melakukan aktifitas seksual meliputi jeratan atau ikatan (bondage), pemukulan pada bokong (spanking), dan simulasi pemerkosaan.

Sadisme seksual

Pengidap sadisme seksual terus-menerus berfantasi dan mendapatkan kepuasan seksual dari menyiksa pasangannya secara psikologis dan fisik, seperti memerkosa, menyiksa, atau bahkan membunuh.

Dengan melakukan perilaku ini, pengidap merasa berkuasa terhadap korbannya. Pelaku sadisme harus dikenai hukuman dipidana dan mendapat perawatan intensif dari psikiater.

Apa Penyebab dan Cara Menangani?

Pengidap parafilia ini sebenarnya tidak banyak dan lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Sampai saat ini penyebab pasti parafilia dapat dipastikan sepenuhnya. Berikut adalah beberapa kondisi yang terkait:

  • Trauma masa kecil, misalnya pelaku pernah mengalami pelecehan seksual.
  • Kesulitan mengekspresikan perasaan dan sulit memulai hubungan dengan orang lain.
  • Berulang kali mendapatkan aktivitas seksual yang menyenangkan terhadap situasi dan objek tertentu, sehingga terbentuklah penyimpangan seksual pada situasi dan objek tertentu tersebut.

Tujuan dari penanganan paraphilia adalah untuk membatasi perilaku kriminal dan mengurangi ketidaknyamanan penderita. Pada umumnya parafilia perlu mendapat penanganan dari dokter dan psikiater profesional dalam jangka panjang, antara lain:

  • Konseling
  • Psikoterapi, antara lain psikoterapi individu untuk mengubah perilaku dan terapi keluarga.
  • Obat-obatan untuk mengurangi fantasi dan kecenderungan perilaku menyimpang, seperti antidepresan dan antiandrogen.
  • Pemberian hormon untuk menangani perilaku berbahaya.
  • Terapi penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan jika pengidap juga bermasalah dalam hal tersebut.

Orang yang mengidap satu jenis kelainan seksual berkemungkinan untuk mengidap jenis kelainan seksual lain.

Selain itu, umumnya orang yang mengalami kelainan seksual juga dapat mengalami gangguan kepribadian, penyalahgunaan minuman keras, ataupun obat-obatan terlarang.

Jika tidak segera ditangani, kelainan seksual dapat membahayakan diri sendiri, keluarga, hubungan sosial, pekerjaan, maupun masyarakat umum yang berisiko menjadi korban.

Pedofilia, voyeurisme, sadisme, ekshibisionisme, dan froteurisme adalah tindakan kriminal dan dapat dijatuhi hukuman pidana. (Alodokter)

Editor: Ilham Mangenre
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved