Syukuran Wisuda, Putra Politisi dari Timor Leste Booking Black Canyon

Afif Sultan, wisudawan jurusan Hubungan Internasional FISIP Unhas,

Syukuran Wisuda, Putra Politisi dari Timor Leste Booking Black Canyon
thamzil/tribun timur
Syukuran wisuda Afif Sultan, putra tunggal pasangan pengusaha Timor Leste berdarah Bugis-Makassar dan politisi Partai Fretilin, Aiciyah Baswedan.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Ada yang berbeda di coffee and Resto Black Canyon, Jl Pattimura, Makassar, Jumat (11/9/2015) malam.

Afif Sultan, wisudawan jurusan Hubungan Internasional FISIP Unhas, angkatan 2011, membooking cafe itu.

Puluhan mahasiswa angkatannya, dosen HI, politisi DPRD Sulsel, dan kerabat Afif menikmati acara syukuran, sehari pasca wisuda di Baruga AP Pettarani, Makassar.

Afif adalah putra tunggal pasangan pengusaha Timor Leste berdarah Bugis-Makassar dan politisi Partai Fretilin, Aiciyah Baswedan. Aiciyah adalah mantan Wakil Menteri Keuangan Timor Leste, 2002-2005.

Aiciyah, yang juga masih kerabat dekat dengan Sekjen Partai Fretilin dan mantan perdana menteri yang digantikan Xanana, Mari Al Katiri.

Afif adalah alumnus pesantren di Jawa Barat, dan akan melanjutkan kuliah di Swinburn Universitiy di Merlbourne, Australia, akhir tahun ini.

"Afif ini saya baru tahu kalau anak petinggi di Timor Leste, anaknya gaul, rendah hati dan akrab dengan kita semua," kata Dr Adi Suryadi Tjulla, Ketua Jurusan HI, FISIP Unhas, tentang mahasiswanya.

Sejatinya, kata Afif, dia mengorder booking Black Canyon untuk acara malam minggu 11/9/2015.

"Tapi manajemen tak membolehkan, katanya kalau malam minggu prlanggan lebih banyak dan sudah dibooking jauh hari sebelumnya," kata Afif.

Seorang pramusaji cafe yang tak jauh dari Pantai Losari itu, menyebutkan, bahwa acara syukuran ini terbilang besar. "Jarang ada mahasiswa Makassar yang syukuran kayak begini, dia open bill, artinya siapa saja yang datang dan duduk di meja yang sudah di booking masuk ditagihan itu," kata pramusaji wanita yang terlihat di depan layar komputer pemesanan.

Tetamu yang hadir setidaknya ada sekitar 120-an. (*)

Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved