VIDEO: Menristek Dikti Lepas Peserta SM3T UNM Angkatan V

Memberangkatkan 263 peserta Program SM3T

Laporan Wartawan Tribun Timur, Anita K Wardana

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Universitas Negeri Makassar (UNM) memberangkatkan 263 peserta Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) angkatan V ke tujuh daerah 3T.

Lokasi program SM3T UNM tahun 2015, yaitu Kabupaten Teluk Bintuni Papua Barat, Kabupaten Waropen Papua, Kabupaten Berau dan Kabupaten Mahakam Ulu di Kalimantan Timur, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kepulauan Aru di Maluku serta Halmahera Utara di Maluku Utara.

Acara tersebut langsung dihadiri Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof Mohamad Nasir PhD Ak, Dirjen Kelembagaan, Iptek, dan Pendidikan Tinggi, Patdono Suwignjo MEng PhD, Jajaran Pembantu Rektor UNM, pimpinan fakultas di UNM, dan Direktur P3G UNM, Drs Abdullah Pandang MPd.

Dalam sambutannya, Prof Nasir menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta SM3T maupun peserta PPG Pasca SM3T. Pemerintah pun terus memperjuangkan untuk peningkatan kesejahteraan alumni program SM3T.

"Tahun kemarin, kami telah melakukan perekrutan guru melalui jalur khusus bagi alumni SM3T dan hal ini tentu akan terus dilakukan. Bahkan, seharusnya alumni SM3T tidak perlu lagi mengikuti seleksi karena mereka telah melalui proses seleksi yang cukup panjang untuk menjadi peserta SM3T,"katanya.

Pada penerimaan CPNS jalur khusus, lulusan PPG Pasca SM3T UNM telah mengisi formasi sebanyak 194 orang atau sekitar 24,31 persen dari 798 kuota secara nasional.

Mantan Rektor UNDIP ini menjelaskan, meskipun pemerintah telah menetapkan moratorium perekrutan PNS, namun hal tersebut tidak berlaku bagi tenaga kependidikan seperti guru dan dosen, serta tenaga kesehatan.(*)

Penulis: Anita Kusuma Wardana
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved