Pesawat Trigana Air Hilang
Tanpa Disuruh, TNI Siap Cari Pesawat Trigana Air
"Kalau lost contact (LC), ya. LC saja. Belum tahu jatuh atau tidak. Jangan bilang jatuh,"
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan, pihaknya akan menurunkan bantuan dalam pencarian pesawat Trigana Air yang hilang kontak pada Minggu (16/8/2015). Gatot hingga kini tak mau berspekulasi bahwa pesawat tersebut telah jatuh.
"Kalau lost contact (LC), ya. LC saja. Belum tahu jatuh atau tidak. Jangan bilang jatuh," kata Gatot di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Minggu.
Dia menyatakan, TNI akan siap membantu, dan saat ini koordinasi sudah dilakukan antara TNI Angkatan Udara dan Kementerian Perhubungan.
"Tentu tanpa disuruh juga siap ya. Koordinasinya Angkatan Udara dan (Kementerian) Perhubungan," Gatot menambahkan.
Pesawat Trigana Air bertipe ATR 42 dengan kode registrasi PK-YRN diketahui hilang kontak pada Minggu pukul 14.55 WIT.
Pesawat dengan rute Sentani-Oksibil terbang pukul 14.21 WIT itu seharusnya mendarat sekitar pukul 15.16 WIT. Namun, hingga waktu yang dijadwalkan, pesawat itu tidak juga mendarat.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengungkapkan, pesawat yang diterbangkan oleh Kapten Hasanudin itu diduga jatuh di kawasan pegunungan.
Pesawat itu membawa 54 orang dengan rincian 44 penumpang dewasa, 2 anak usia di atas lima tahun, 3 anak balita, dan 5 kru.
Badan SAR Nasional (Basarnas) telah berkoordinasi dengan kantor Basarnas Jayapura untuk melakukan pencarian terhadap pesawat itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/trigana-air-jatuh_20150817_091445.jpg)