Sebelum Menyesal, Jangan Buang Biji dan Polong Kelor, Baca Manfaatnya

Selengkapnya, silakan dibaca

Editor: Edi Sumardi
LBBPRIVAT.WORDPRESS.COM
Polong kelor 

Pada masyarakat yang terbiasa dan gemar mengonsumsi kelor, tanaman ini dianggap baik untuk memelihara kesehatan dan menambah tenaga.

Menurut Menurut Guru Besar Central Philipine University Prof Ricardo C Patricio, orang yang memiliki kesehatan biasa saja atau rata-rata, umumnya merasa mndapatkan tambahan energy dengan mengonsumsi daun kelor.

Hasil ujicoba konsumsi kelor di Senegal menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Anak-anak bisa mempertahankan atau meningkatkan berat badannya serta ada peningkatan kesehatan.

Ibu hamil bisa pulih dari anemia dan bayinya lahir dengan berat badan yang lebih tinggi.

Sementara ibu menyusui yang mengonsumsi kelor produksi air susu jadi melimpah.

2. Sebagai Antibiotika

“Antibiotik yang diidentifikasi oleh James Duke tahun 1983 dari kelor adalah Pterygospermin, yang merupakan senyawa antibakteri dan antijamur,” Prof Ricardo menjelaskan.

Penelitian lanjutan yang dilakukan Mark Olson mendeskripsikan senyawa antibiotika tersebut.

Sementara daun kelor segar yang diteliti, terbukti bisa menghambat bakteri Pseudomonas aeroginosa.

Penelitian-penelitian lain menunjukkan kelor juga memiliki efek antibakteri terhadap jenis bakteri lainnya seperti Salmonella.

3. Kelor dan Tekanan Darah

Bagian-bagian tanaman kelor diketahui memiliki efek terhadap tekanan darah.

Kulit akar kelor memiliki senyawa alkaloid yang disebut moringinin, yang dapat menjadi stimulant jantung dan meningkatkan tekanan darah.

Di sisi lain, ekstrak dari kulit batang bisa meningkatkan detak jantung pada konsentrasi rendah, dan sebaliknya menurunkan detak jantung pada konsentrasi tinggi, sehingga bisa menurunkan tekanan darah.

4. Kelor dan Diabetes

Kelor juga kerap digunakan sebagai obat tradisional untuk pengendali kadar gula darah.

Bukan hanya berdasarkan pengalaman turun temurun, namun efek penurun kadar gula darah dari kelor ini sudah diteliti ilmuwan.

Penelitian yang dilakukan E Makkonen membuktikan, ekstrak daun kelor terbukti menurunkan kadar gula darah dalam rentang waktu tiga jam, sekali pun efektivitasnya masih di bawah obat standar penurun kadar gula darah yang dijadikan pembanding, yaitu glibenclamide.

Efek penurun kadar gula darah dari ekstrak daun kelor itu semakin meningkat seiring dengan peningkatan dosisnya.

5. Kelor dan Relaksasi

Tahukah Anda, ternyata kelor juga memiliki efek untuk relaksasi tubuh dan membantu tidur lebih lelap.

Menurut Ricardo Patricio, ekstrak bubuk kelor terbukti memiliki efek menekan system saraf pusat yang cukup kuat. Ini berefek pada relaksasi pada otot-otot, penurunan suhu tubuh, dan memperpanjang waktu tidur.

Masih Banyak Manfaat Kelor untuk Kesehatan

Seorang dokter medis yang juga menekuni herbal, dr Prapti Utami MSi, mengupas pemanfaatan kelor untuk kesehatan manusia disertai keterangan kandungan apa yang memberikan manfaat tersebut.

Dikatakannya, menurut banyak penelitian kelor terbukti mengandung 46 antioksidan kuat yang melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kelor juga mengandung 18 asam amino, 8 diantaranya merupakan asam amino esensial (yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh), yang berguna untuk membangun sel-sel baru.

Selain itu, diketahui ada 36 senyawa antiinflamasi, dan 90 nutrisi alami seperti beragam vitamin dan mineral.

Mengutip penelitian Dr Gary Bracey dari Afrika, dr Prapti menyebutkan kadar nutrisi bubuk kelor jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan beberapa bahan pangan lain.

Kandungan betakaroten bubuk kelor 4 kali lebih banyak daripada wortel; zat besi 15 kali lebih banyak daripada bayam; zinc 6 kali lebih banyak daripada almond, dan kalium 15 kali lebih banyak daripada pisang.

Dalam paparannya, dr Prapti mengatakan bahwa kelor dengan kandungan zat besi (Fe) yang tinggi, dapat membantu mengatasi anemia.

Kelor membantu menyuburkan air susu ibu pada ibu menyusui karena mengandung sterol.

Tingginya kadar vitamin dan mineral, membuat kelor bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, tingginya kadar protein dan antioksidan pada kelor bisa membantu mengatasi infeksi.

Kadar kalsium yang tinggi disertai kandungan zat-zat lain menjadikan kelor membantu untuk mengurangi nyeri sendi, memelihara denyut jantung serta menguatkan tulang dan gigi.

Ada pun kadar kalium yang tinggi membuat kelor bisa membantu menguatkan otot, jantung, syaraf, liver, dan pencernaan.

Kelor juga memiliki manfaat untuk meningkatkan kehidupan seksual pasangan suami istri.

“Mengonsumsi kelor terbukti secara empiris bisa meningkatkan libido. Ini terkait dengan kandungan sterol,” kata dr Prapti menjelaskan.

[artikel ini dikutip dari laman dokter.in dengan judul Inilah Manfaat Kelor yang Luar Biasa untuk Kesehatan]
Halaman
1234
Tags
tips
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved