Kemarau Landa Sulsel

Meski Dilanda Kekeringan, Stok Pangan di Sulsel Masih Aman

Stok beras Sulsel saat ini masih berkisar 110,816 ton.

Meski Dilanda Kekeringan, Stok Pangan di Sulsel Masih Aman
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Sawah di Kabupaten Soppeng mengalami kekeringan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Meski dilanda kekeringan, produksi pertanian dan kondisi stok pangan utamanya beras masih terjaga. Stok komoditi pertanian dalam bentuk gabah maupun beras tidak pernah di bawah 80 ribu ton.

Berdasarkan laporan badan urusan logistik (bulog), kata Syahrul, stok beras Sulsel saat ini masih berkisar 110,816 ton. Ketersediaan stok ini bisa bertahan hingga tujuh bulan ke depan.

Menurutnya, stok pangan Sulsel tetap terjaga setelah musim panen pertama disejumlah daerah sebelum intensitas curah hujan semakin menurun. Ia berharap kekeringan ini tidak mengganggu musim panen di utara Sulsel seperti Sinjai.

Meski curah hujan di daerah tersebut masih lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. “Tapi setidaknya hal ini masih bisa memenuhi stok produksi hingga November. Kondisi ini yang harus selalu dijaga supaya tidak boleh turun kendati dalam kondisi cuaca ekstrim,” ujar Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Kamis (6/8/2015).

Menghadapi kekeringan yang berpotensi merusak lahan pertanian di Sulsel, Syahrul terus berkoordinasi dengan dinas pertanian, badan urusan logistik (bulog), maupun instansi terkait lainnya untuk langkah antisipasinya.

Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun Timur, Jumat (7/8/2015) hari ini. (*)

Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved