Ketua PB HMI: Salah Besar Kalau Kami Jual Sekretariat
Arief Rosyid mengatakan tak pernah menjual Sekretariat PB HMI di Jl Diponegoro, Jakarta.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua PB HMI, Arief Rosyid mengakui tak pernah menjual Sekretariat PB HMI di Jl Diponegoro, Jakarta.
"Salah besar kalau kami jual sekretariat PB HMI, Bukan jual krn kita tdk punya hak," kata Arief via WhatsApp, Jumat (24/7/2015).
Ia mengakui keputusan pindah sekretariat diambil secara organisasi, awalnya rekomendasi beberapa kongres untuk mencari sekretariat yang layak.
"Terus diperiode saya dan teman-teman kita follow up hasilnya sejak Ramadan tahun lalu kita pindah, diputuskan lewat mekanisme formal rapat harian dan rapat pleno," katanya.
Ia menegaskan tak pernah disewa cuman dipinjamkan sama pengusaha Islam Masyumi, Rahman Tamim.
Sebelumnya, mantan Ketua Badko HMI Sulselbar Andi Surahman menuding Arief Rosyid menjual Sekretariat PB HMI. [Baca: http://makassar.tribunnews.com/2015/07/23/kader-hmi-sulselbar-pertanyakan-alasan-penjualan-sekretariat-pb-hmi]. (*)