LIRA Maros: Tambang Marmer Leang-Leang Maros Bikin Rusak Jalan
Hanya beroperasi saja tanpa memperhatikan infrastruktur jalanan dan nasib warga sekitar.
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Perusahaan tambang marmer di Leang-leang Maros, dinilai hanya beroperasi saja tanpa memperhatikan infrastruktur jalanan dan nasib warga sekitar.
Kerusakan jalan itu sekitar lima kilometer, mulai Bonto Labbu. Dalam jarak tersebut, ada empat perusahaan yang aktif berproduksi, yakni PT Insani Marmer, PT Aimil , PT Arwana, dan PT Sumberguna Makassarnusa.
Selain itu, perusahaan tersebut juga merusak tanaman padi warga yang ada disekitar tambang tersebut. Padahal padi warga baru masa pertumbuhan.
"Perusahaan ini sudah lama beroperasi, tapi sampai saat ini perusahaan ini tidak memberikan kontribusi terhadap pembangunan jalan. Ini juga mengancam padi warga," kata Wakil Ketua Lumbung Informasi Rakyat, Amri.
Menurutnya, jalan tersebut dibangun melalui sumbangan swadaya masyarakat, namun perusahaan hanya menikmati saja jalan itu.
Ia menambhkan, perusahaan juga tidak memperhatikan petani yang ada disekitar tambang. Padahal limbahnya juga merembes ke sawah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lira-am_20150713_222825.jpg)