Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada di Sulsel 2015

Sekertaris Nasdem Sulsel Kritik PKPU

Mantan Komisioner KPU Bulukumba tersebut juga mengkritik PKPU terkait C1 upload.

Penulis: Mahyuddin | Editor: Ina Maharani
TRIBUN TIMUR/MANSUR AM
Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel, Arum Spink, mengklaim Nasdem satu-satunya parpol di Sulsel yang tidak memungut uang dari calon bupati. 

Makassar, Tribun - Sekretaris Nasdem Sulsel Arum Spink menilai penyelenggara pemilu dan partai politik sampai saat ini belum menerapkan pendidikan politik secara maksimal. Hal itu karena masih banyak masyarakat yang belum paham dan mengenal betul makna demokrasi bersih.

"Tidak bisa kita pungkiri politik uang setiap Pemilu pasti ada. Ruang informasi publik juga belum jelas. PKPU masih perlu penekanan," kata Piping, sapaan Arum Spink dalam diskusi politik KNPI di redaksi Tribun, Kamis (11/6).

Mantan Komisioner KPU Bulukumba tersebut juga mengkritik PKPU terkait C1 upload. Menurutnya, aturan itu hanya pemborosan saja karena C1 upload nyatanya tidak bisa menjadi pegangan dalam proses hukum.

"Kreatifitas harus dimunculkan di sini. Kelebihan dana dipakai untuk inventarisir data arsip perolehan suara. Kan tidak ada ji larangannya. Jadi KPU betul-betul memegang data akurat yang bisa dijadikan rujukan dalam sengketa Pilkada," jelas Piping.

Ketua Fraksi Nasdem Sulsel tersebut juga menilai, masih banyak PKPU yang dilanggar secara tidak langsung. Seperti PKPU nomor 1 tentang larangan mahar politik untuk Parpol.

"Mahar sekarang berkedok survei dan wawancara. Omong kosong itu tidak ada mahar. Nasdem sejak awal memastikan PKPU ini berjalan dengan baik," ujar Piping.

Tags
Arum Spink
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved