Sawit Watch Desak Komnas HAM Pantau Pembunuhan Aktivis

Sejauh ini, menurut Sawit Watch, dibalik peristiwa terbunuhnya Jopi adalah salah satu oknum TNI.

Sawit Watch Desak Komnas HAM Pantau Pembunuhan Aktivis
Logo Komnas HAM

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Selain mendesak Panglima TNI. Juru bicara Sawit Watch juga mendesak Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) agar bisa memantau prosea hukum aktivis lingkungan yang dibunuh.

"Sebagai lembaga perlindungan HAM, kami meminta agar Komnas HAM bisa turut memantau proses hukum yang tengah berlangsung agar adil dan transparan" kata Juru bicara Sawit Watch, Ratri Kusumohartono dalam konferensi di Hotel Ibis Makassar Jl Maippa, Rabu (27/5/2015) terkait kasus penikaman terhadap akrivis lingkungan hidup, Jopi Teguh Lasmana Peranginangin.

Diketahui, Jopi ditikam di Kemang Jakarta pada hari sabtu (23/5) lalu. Dan akibat penikaman tersebut, Jopi tewas pukul 06:00 pagi setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS) Pusat Pertamina.

Sejauh ini, menurut Sawit Watch, dibalik peristiwa terbunuhnya Jopi adalah salah satu oknum TNI.

"Kami sudah tahu itu dan tinggal prose hukumnya saja agar berjalan adil dan transparan" jelas Ratri.

Hadir dalam konferensi pers dari berbagai LSM dan NGO, seperti, Sawit Watch Region Sulawesi dan Papua, Walhi Sulsel, Wallacea, YLBHI Makassar, Jasoil Papua, Yayasan Merah Putih, dan Walhi Sultra.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved