Pelajar Kelahiran Malaysia Pakai Akte Kelahiran Palsu di Parepare
Jefri yang tercatat sebagai warga Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung mengaku tidak tahu kalau akte kelahiran miliknya adalah palsu.
Penulis: Mulyadi | Editor: Ina Maharani
Laporan Tribun Timur, Mulyadi
PAREPARE, TRIBUN-TIMUR.COM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Parepare, menemukan akte kelahiran palsu yang dimiliki seorang pelajar kelas 3, salah satu SMA di Parepare/
Pemiliknya adalah pria kelahiran Lahak Datuk Malaysia bernama Jefri.
Akte ini ditemukan, Rabu (8/4/2015), ketika pelajar tersebut hendak mengesahkan akte kelahirannya untuk keperluan kelengkapan berkas mendaftar anggota Polri.
Jefri yang tercatat sebagai warga Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung mengaku tidak tahu kalau akte kelahiran miliknya adalah palsu.
Akte tersebut, didapatkan orang tuanya setelah melakukan pengurusan di kantor kelurahan setempat dengan biaya Rp 2,5 juta.
"Itu kami bayar sama orang kelurahan. Tahun pembuatannya 2011 tapi orang tua saya menerimanya dari pegawai bernama Simon tahun 2014. Orang itu sudah pensiun," katanya.(cr3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/akte-lahir_20150408_155739.jpg)