Menkumham Sahkan Golkar Ancol
Golkar Sulsel Tunggu Petunjuk Pelaksanaan Pilkada dari 2 Kubu
Menunggu Petunjuk Pelaksanaan (Juklat) maupun Petunjuk Teknis (Juknis) dari DPP Golkar, baik kubu Agung Laksono maupun kubu Abu Rizal Bakrie.
Penulis: Mahyuddin | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Partai Golkar Sulsel menunggu Petunjuk Pelaksanaan (Juklat) maupun Petunjuk Teknis (Juknis) dari DPP Golkar, baik kubu Agung Laksono maupun kubu Abu Rizal Bakrie.
Sikap Golkar Sulsel tersebut bertujuan agar Pilkada di Sulsel yang diikuti partai berlambang pohon beringin tersebut tidak terganggu dengan kondisi DPP.
"Siapa saja yang datang bawa Juklat itumi yang diterima untuk kepentingan partai," jelas Wakil Ketua Bidang Bappilu Golkar Sulsel, Arfandi Idris, Selasa (31/3/2015).
Ia memaparkan, Partai Golkar di Sulsel sudah memasuki tahap kedua survei elektabilitas dan popularitas. Arfandi menyebut survei yang digelarnya itu tidak terkait dengan penjaringan namun lebih fokus pada penjaringan figur yang menonjol di Masyarakat.
"Nanti hasilnya kita koordinasikan ke DPD II sehingga kita tidak asal buka pendaftaran.
Sekretaris Bappilu Golkar Sulsel, La Kama Wiyaka menambahkan, Juklat Pilkada mengenai strategi partai sangatlah penting sehingga Golkar tidak akan membuka pendaftaran sampai Juklat itu diterima DPD I.
"Kita tidak mau asal ikut Pilkada saja. Golkar sejak dulu memiliki pedoman strategi makanya kita tidak pernah kalah bersaing dengan partai lain," ucap La Kama ditemui di ruang Fraksi Golkar DPRD Sulsel.
Ia menuturkan, hasil penjaringan Golkar nantinya akan disetorkan kepada kedua kubu DPP Golkar. Hal itu agar konflik DPP tidak merembes ke daerah dan mengganggu tahapan Pilkada. (*)