Murid se-Makassar Mendongeng Tujuh Menit
Mereka berkompetisi di ajang Lomba Bercerita atau mendongeng yang digelar Badan Arsip Perpustakaa
Penulis: Mutmainnah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Muthmainnah Amri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan murid sekolah dasar/madrasah itidaiah se-Makassar berkumpul di Perpustakaan Makassar, Jl Lamadukelleng, Senin (23/3/2015). Mereka berkompetisi di ajang Lomba Bercerita atau mendongeng yang digelar Badan Arsip Perpustakaan dan Pengolahan Data Kota Makassar.
Bisa dikatakan lomba ini merupakan agenda rutin Badan Arsip setiap tahunnya. "Ini sudah tahun keenam kami gelar. Kami mengaudisi murid selama dua hari," ujar panitia, Tulus Wulan Juni.
Lomba ini mencari dua pemenang yang akan ditandingkan lagi di tingkat kabupaten/kota pada Mei 2015 nanti. Panitia pun menargetkan sekitar 150 peserta yang berpartisipasi.
Saat tim Skull bertandang ke lokasi acara, satu per satu peserta mulai mendongeng. Mereka diberikan waktu sekitar tujuh menit untuk mendongeng.
Dinilai tiga dewan juri, dari Kampung Dongeng Jakarta perwakilan Makassar, bimbel JILC dan seorang psikolog anak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dongeng3.jpg)