Ini Saran Kadin Sulsel Hadapi MEA
Menurutnya, masalah sosial budaya juga perlu disikapi dengan belajar bahasa asing.
Penulis: Andi Chaerul Fadli | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANDI CHAERUL FADLI
Sarasehan ekonomi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel di kantor Tribun Timur, Jumat (13/3/2015).
Laporan Wartawan Tribun Timur, Chaerul Fadli
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masyarakat Sulawesi Selatan perlu melakukan pembiasaan terhadap budaya luar sebagai bentuk kesiapan menghadapi pasar bebas.
"Sebab, pilar MEA bukan sekadar ekonomi, melainkan turut menyangkut politik dan keamanan serta sosial budaya negara yang terlibat," ujar Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulsel bidang UMKM, Ilham Aliem Bachri pada sarasehan ekonomi di kantor Tribun Timur, Jumat (13/3/2015).
Menurutnya, masalah sosial budaya juga perlu disikapi dengan belajar bahasa asing. "Seperti di Filipina dan Thailand yang sudah mulai belajar bahasa Indonesia,” katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/knpi-tribun1.jpg)