Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tamu Tribun Timur

Ini Dua Indikasi Daya Saing Sulsel Hadapi Pasar Bebas

“Sudah mencapai 813, 7 juta USD pada Semester 1 2014. Sebelumnya, 781 juta USD,” jelasnya

Penulis: Andi Chaerul Fadli | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANDI CHAERUL FADLI
Akademisi ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Muchlis Supri, pada sarasehan ekonomi yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel di kantor Tribun Timur, Jumat (13/3/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Chaerul Fadli

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Indikasi daya tahan persaingan Sulsel bisa dilirik dari capaian perkembangan ekonomi. Akademisi ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Muchlis Supri, memaparkan, Sulsel telah surplus belakangan ini.

“Sudah mencapai 813, 7 juta USD pada Semester 1 2014. Sebelumnya, 781 juta USD,” jelasnya pada sarasehan ekonomi di kantor Tribun Timur, Jumat (13/3/2015).

Pada kegiatan yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel ini, Muchlis mengungkapkan, indikasi kedua digambarkan pada ekspor negara tujuan yang masih terkonsentrasi ke negara dengan energi market konvensional.

“Sejauh mana kita bisa memanfatkan potensi dengan sumber daya lokal kita? Sulsel harus memanfaatkan industri dengan bahan impor sebagai outputnya dan input bagi industri lain,” ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved