Kongres IV PAN

Ribut, Pleno Perdana Tata Tertib Kongres IV PAN Diskorsing

"Banyak yang hadir bukan peserta. Makanya kami minta ada verifikasi ulang. Tadi sempat ribut sampai ada yang dari Sumatera dilempari kursi,"

Ribut, Pleno Perdana Tata Tertib Kongres IV PAN Diskorsing
dok tribun-Timur/mahyuddin
Ketua PAN Sulsel, Ashabul Kahfi bersama sejumlah elit PAN Sulsel berfoto bersama Zulkifli Hasan di Hotel Nusa Dua, Bali, Minggu (1/3) dini hari. DPW mengklaim 70% dari 24 DPD PAN Sulsel mendukung Zulkifli di kongres IV. Hanya tiga DPD yang hingga pembukaan Kongres mendukung incumbent, Hatta Rajasa; PAN Bulukumba, PAN Makassar dan PAN Enrekang 

NUSADUA, TRIBUN --Rapat Pleno sidang Pembahasan Tata Tertib Kongres PAN IV di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/3), terpaksa diskorsing.

Keputusan menghentikan sementara rapat menyusul riuh dedah dan keributan kecil di forum pleno meminta peserta diverifikasi ulang.
"Banyak yang hadir bukan peserta. Makanya kami minta ada verifikasi ulang. Tadi sempat ribut sampai ada yang dari Sumatera dilempari kursi," kata Sekretaris PAN Sulsel, Buhari Kahar Muzakkar.

Selain itu, peserta rapat juga meminta agar sidang dipimpin oleh oleh pimpinan sidang yang dipilih dari peserta dengan komposisi satu unsur DPP, dua DPW dan dua DPD.

Agenda pleno pembahasan tata tertib adalah agenda pertama setelah pembukaan, Sabtu (28/2/2015) oleh Ketua Umum DPP PAN Hatta Radjasa.

Agenda kedua adalah pembahasan program kerja, laporan dan pandangan umum DPW atas kepengurusan DPP hasil kongres III PAN yang memilih Hatta Radjasa.

Pembukaan dihadiri elite Koalisi Merah Putih (KMP), di antaranya Prabowo Subianto (Gerindra), Aburizal Bakrie (Golkar), Syarief Hasan dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), Djan Faridz (PPP), Anis Matta (PKS), Amien Rais (PAN), dan Irman Gusman (DPD RI) dan elite lainnya.
Kini ada dua kubu yang sama kuatnya bersaing. Kubu incumbent Hatta Radjasa, melawan Ketua DPD RI Zulkifli Hasan, yang juga mantan Sekjen DPP PAN.

Dari pantauan Tribun, Sekretaris DPW PAN Sulsel Buhari Kahar mengklaim sekitar 70 persen PAN Sulsel mendukung Zulkifli Hasan. Hanya tiga kabupaten di Sulsel yang hingga pembukaan Kongres mendukung Hatta Rajasa, antara lain, DPD Bulukumba, Makassar dan Enrekang

Tim Sukses Hatta Rajasa, Tjatur Sapto Edy mengatakan bahwa sudah terlambat untuk melakukan aklamasi dalam pemilihan ketua umum PAN. "Saya kira aklamasi sudah terlambat. Sudah sulit untuk bisa menempuh jalan aklamasi," kata Tjatur di Bali, Ahad (1/3).

Apakah Hatta akan menolak jika Amien Rais memintanya untuk mundur? Tjatur tidak menjawabnya. Namun ia mengatakan kemungkinan besar pemilihan ketua umum akan dilakukan melalui mekanisme voting.

Ditambahkan Tjatur, aklamasi bukanlah tradisi dalam pemilihan ketua umum PAN. Dijelaskannya, pada Kongres II PAN, pemilihan ketua umum dilakukan melalui voting antara Fuad Bawazier dan Sutrisno Bachir. Dalam pemilihan itu, Hatta yang juga salah satu kandidat diminta untuk mengundurkan diri.

Barulah pada Kongres III PAN terjadi aklamasi. Ketika itu Hatta yang bersaing dengan Drajad Wibowo terpilih secara aklamasi setelah Drajad diminta mengundurkan diri. "Jadi aklamasi itu bukan tradisi PAN," ungkapnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Amien Rais meminta agar Kongres IV PAN bisa menghasilkan ketua umum secara aklamasi.
PAN didirikan 23 Agustus 1998 berdasarkan pengesahan Depkeh HAM No. M-20.UM.06.08 tgl. 27 Agustus 2003. Amien Rais adalah pendiri sekaligus ketua umum pertama (1998-2005). Kongres II di Semarang memilih Soetrisno Bachir (2005-2010) yang kala itu bersaing dengan Fuad Bawazier.

Kongres III memilih Hatta Rajasa (2010-2015) secara aklamasi yang bersaing dengan tokoh reformis PAN Drajad Wibowo.
Suara PAN sejak pemilu 1999 terus naik di parlemen pusat:

Pemilu Suara Kursi DPR (%)
1999 7.528.956 (7,1%) 34 (7,4%)
2004 7.303.324 (6,4%) 53 (9,6%)
2009 6.254.580 (6,0%) 43 (7,7%)
2014 9.481.621 (7,6%) 48 (8,8%)

Penulis: Mahyuddin
Editor: Thamzil Thahir
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved