Gonrong E Tewas Diparangi Gara-gara Ayam
"pihak korban tidak pernah mau mengaku kalau dirinya yang mengambil ayam tersebut,"
Penulis: Mulyadi | Editor: Ilham Mangenre
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG- Sultan alias Ballang (45), warga Desa Patopong Kecamatan Mattirosompe, Pinrang, tega menggorok leher temannya bernama Alsir alias Gongronnge (46), Sabtu (7/2/2015). Seekor Ayam disebut pemicu kejadian ini.
Saksi Mata, Idris, mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 wita, di salah satu rumah kos, di Jl Gajah, Kelurahan Maccarawalie, Kecamatan Wattang Sawitto, Pinrang.
"Saya, dan tiga teman pesta minuman keras di kos. Selang satu jam, pelaku, dan korban berselisih paham. Pelaku kemudian mengeluarkan parang dan menggorok leher korban," kata Idris saat ditemui di Mapolres Pinrang, kemarin.
Menuru Idris, saat pelaku menghunus parang, korban sempat melarikan diri tetapi terjatuh di dekat tangga rumah kos itu.
"Setelah terjatuh korban langsung ditebas parang oleh pelaku di bagian leher hingga meninggal di tempat," ungkapnya.
Sebelum kejadian, lanjut Idris, pelaku mengaku merasa jengkel terhadap korban. Pelaku mencurigai korban yang mengambil ayamnya.
"Tetapi setelah sering menanyakan korban, pihak korban tidak pernah mau mengaku kalau dirinya yang mengambil ayam tersebut.
Sekitar tiga bulan lalu. Pelaku dan korban sudah berselisih terkait persoalan ayam ini, namun keduanya kembali bertemu saat pesta ballo. Di situlah puncak masalahnya," jelas Idris.
Dikonfirmasi, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Pinrang, AKBP Adri Irniadi, membenarkan kejadian tersebut.
"Pelaku memang kerap membawa senjata tajam, sebab berprosesi sebagai buruh bangunan, namun ketika berpesta miras di salah satu rumah kos, keduanya kembali bertemu,
saat itulah timbul niat pelaku untuk menyerang korban, apalagi sudah dibawa pengaruh minuman keras," jelasnya, kemarin. (*)