Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wow, Batu Bacan dan Status Jomblo Bikin Bahagia

Tingkat kebahagiaan penduduk kota sekitar 71,62 persen pada 2014, sedangkan tingkat kebahagiaan penduduk pedesaan hanya 68,76 persen.

Penulis: Andi Chaerul Fadli | Editor: Edi Sumardi

TRIBUN-TIMUR.COM - Tingkat kebahagiaan penduduk perkotaan lebih tinggi dari penduduk pedesaan di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Indeks Kebahagiaan yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, tingkat kebahagiaan penduduk kota sekitar 71,62 persen pada 2014. Nursam berkelakar, hal tersebut dimungkinkan lantaran banyak tempat hiburan di perkotaan, seperti rumah bernyanyi, mall, dan sebagainya.

Sedangkan, tingkat kebahagiaan penduduk pedesaan hanya 68,76 persen di Sulsel. “Mungkin di desa banyak batu bacannya,” canda Nursam yang disambut tawa audiens pada rilis Berita Resmi Statistik di kantor BPS Sulsel, Jl Haji Bau, Kamis (5/2/2015).

BPS Sulsel merilis indeks kebahagiaan Sulsel sekitar 69,80 persen. Penghitungan tersebut berdasarkan 10 aspek kehidupan yang dinilai mendasar pada tiap warga.

BPS Sulsel melibatkan sekitar 3.302 responden dari kalangan rumah tangga. Responden survei penghitungan tingkat kebahagiaan ini merupakan kepala rumah tangga atau pasangannya.

Jomblo Lebih Bahagia

Dari Jakarta dilaporkan,BPS juga merilis data Indeks Kebahagiaan yang menunjukkan bahwa responden belum menikah memiliki indeks kebahagiaan paling tinggi.

"Menurut status perwakinan, yang belum menikah indeks kebahagiannya 68,77, ini paling tinggi. Ya karena tidak mikir apa-apa. Tidak ada yang menggelayuti pikiran," ucap Kepala BPS, Suryamin, dalam paparan di Jakarta, Kamis (5/2/2015).

Lebih lanjut Suryamin menuturkan, responden yang sudah menikah memiliki tingkat kebahagiaan yang sedikit lebih rendah dibanding yang belum menikah, yaitu di level 68,74. Sementara itu, responden cerai mati memiliki tingkat kebahagiaan di level 65,80.

"Cerai hidup tidak bahagia diantara status perwakinan 65,04. Cerai hidup ini, karena masih kelihatan, ini bikin enggak bahagia," imbuh Suryamin.(*)


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved