Mantan Kapolri: Saya Tahu Banyak Masalah di Kepolisian
"Ini adalah sejarah. Indonesia akan mencatat. Saya ucapkan selamat kepada Wakapolri
TRIBUN-TIMUR.COM- Mantan Kepala Polri Jenderal (Pol) Sutarman menegaskan bahwa dirinya mengetahui banyak hal terkait apa yang terjadi di tubuh Polri, terutama soal pergantian dirinya. Namun, ia memilih tidak berbicara banyak untuk menjaga soliditas Polri.
"Saya tahu banyak masalah di kepolisian dan negeri ini, tapi saya tidak akan bicara banyak," ujar Sutarman dalam amanat upacara penyerahan tugas, wewenang, dan tanggung jawab Kapolri kepada Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti di Rupatama, Mabes Polri, Rabu (21/1/2015).
Sutarman berpesan kepada semua personel Polri hingga ke daerah agar tidak berkomentar terkait internal Polri.
Ia mengakui bahwa penggantian dirinya menimbulkan persoalan di publik. Namun, dia berharap persoalan itu tidak terjadi di tubuh Polri.
"Karena sejak awal saya sudah menyiapkan adik-adik untuk menggantikan saya," ujar dia.
"Ini adalah sejarah. Indonesia akan mencatat. Saya ucapkan selamat kepada Wakapolri untuk mengemban amanat berat dalam situasi saat ini," lanjut Sutarman.
Presiden Joko Widodo sebelumnya menerbitkan dua keputusan presiden, Jumat (18/1/2015) malam. Pertama, keppres pemberhentian Sutarman sebagai Kapolri. Kedua, keppres penunjukan Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas, wewenang, dan fungsi Kapolri.
Langkah itu diambil Presiden setelah memutuskan menunda melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Jokowi menunda pelantikan setelah Budi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.