Penginapan di Soppeng Hanya Rp 80 Ribu Sehari
Penginapan Raodatul Jannah 17 kilometer dari pertigaan Jl poros Camba-Bone.
TRIBUN-TIMUR.COM, WATANSOPPENG - Penginakan Raodatul Jannah di Jl Cikke, poros Soppeng, tampak sepi, Sabtu (10/1/2015), sekitar pukul 11.00 wita.
Lima ibu rumah tangga berpakaian hajjah asyik ngobrol dalam Bahasa Bugis di halaman sebelah kanan penginapan.
"Ada kamar kosong, Bu?" tanya Tribun.
"Ada, Pak. Mari kita lihat dulu," kata seorang ibu lalu mengajak melewati tangga samping ke lantai dua.
"Ini kamarnya, Pak. Rp 80 ribu sehari," kata ibu itu.
Letih menempuh perjalanan dari Makassar sejak pukul 06.30 wita, Tribun langsung menjatuhkan kasur dalam ruangan penginapan itu.
"Lumayan, murah meriah dan bersih," ujar Dosen Fisika UNM Andi Irhamsyah Hamid yang juga baru tiba dari Makassar.
Raodatul Jannah adalah penginapan pertama yang Tribun temukan di Kota Watansoppeng.
Sejak di pertigaan Jl Poros Camba-Bone, Tribun mulai perhatikan papan bicara di pinggir jalan, mencari penanda penginapan atau hotel.
Sekitar 17 kilometer dari perlimaan menuju Bone, Cabbengnge, dan Watansoppeng, barulah papan bicara bertulis "Penginapan Raodatul Jannah" tertangkap pandangan.(*)