Musim Hujan
Cuaca Pengaruhi Permintaan Olahan Ikan
KWN Fatimah Azzahra menilai musim penghujan sejak akhir tahun 2014 tidak memengaruhi produktivitas usahanya.
Penulis: Andi Chaerul Fadli | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Chaerul Fadli
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kelompok Wanita Nelayan (KWN) Fatimah Azzahra menilai musim penghujan sejak akhir tahun 2014 tidak memengaruhi produktivitas usahanya.
Hanya saja, cuaca turut andil dalam penurunan permintaan makanan olahan ikan yang diproduksinya.
"Banyak yang malas keluar kalau musim hujan. Makanya, hujan lebih berdampak ke permintaan dan pemasaran kita," kata Ketua kelompok, Nuraeni kepada Tribun, Senin (5/1/2015). Meski demikian, alumnus Unhas ini menilai kurangnya permintaan tak begitu besar.
Pasalnya, beberapa olahan ikan yang diproduksi sekitar 29 istri nelayan sudah masuk di pasar ritel. Sedangkan, beberapa olahan makanan dipasarkan 219 istri nelayan dengan sistem titip di kedai-kedai kecil.
Meski produksi stabil, Nuraeni menganilai perkembangan produksi olahan ikan jalan ditempat. Alasannya, peningkatan mutu tenaga kerja masih kurang.
"Kita masih terkendala di modal untuk peningkatan kapasitas kita. Kita sih maunya kedepan, produksi kita bisa bertambah sekitar 50 sampai 100 persen," katanya. (*)