Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga BBM Turun

BBM Turun, Rumah di Makassar Tetap Naik

Kenaikan tersebut masih dipicu kenaikan harga BBM pada November 2014 lalu.

Penulis: Andi Chaerul Fadli | Editor: Suryana Anas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak menyurutkan niat pengembang perumahan di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menaikkan harga produk properti.

Revisi harga BBM jenis Premium dan Solar per 1 Januari 2015, juga tidak memberikan pengaruh (penurunan) terhadap harga gadget di Makassar. Bahkan asosiasi angkutan pun enggan menurunhan harga sewa petepete.

Malah, pengembang sudah mengancang-ancang menaikkan harga rumah berkisar 5-10 persen awal tahun ini. Persentase itu diasumsikan, harga hunian menengah saat ini yang dibanderol berkisar Rp 300 juta-Rp 400 juta, naik menjadi Rp 330 juta-Rp 440 juta per unit.

“Yang pasti harga akan kita naikkan secara bertahap. Ini yang pengembang kalkulasi harga saat ini. Kenaikan mencapai lima persen dan maksimal 10 persen,” kata Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel, Arief Mone, kepada Tribun, Jumat (2/1/2014).

Arief menjelaskan, kenaikan harga masih dipengaruhi kenaikan harga material bangunan serta komponen produksi lainnya.

Kenaikan tersebut masih dipicu kenaikan harga BBM pada November 2014 lalu. Sedangkan, penurunan harga tahun ini sudah tidak bisa lagi memangkas harga material dan komponen produksi lainnya yang sudah terlanjur naik. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved