Naik Pesawat 8 Jam Sabtu Lalu, Pria ini Bayar Rp 85 Juta
Dia tak mencarter pesawat untuk tarif semahal itu, namun menikmati fasilitas wah.
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN-TIMUR.COM - Etihad Airways, maskapai penerbangan nasional dari Uni Emirat Arab, meluncurkan layanan A380 pertama ke London Heathrow, Sabtu (27/12/2014).
Pesawat dua tingkat itu mulai beroperasi pada EY11, salah satu dari tiga layanan harian di London Heathrow. Berangkat pada pukul 02.35 dini hari dan mendarat di Heatrow, salah satu bandara tersibuk di dunia pada pukul 06.35 pagi. Pada bulan Agustus 2015, semua penerbangan Etihad Airways rute Abu Dhabi-London akan menggunakan A380.
Etihad Airways memperkenalkan A380 kepada 200 media di Abu Dhabi pada Kamis (18/12/2014) lalu, setelah mendapat kiriman pesawat tersebut dari Airbus di Hamburg.
Penumpang yang terbang dengan penerbangan perdana akan diberikan sertifikat partisipasi sekaligus sampul paspor dan penanda bagasi. Penumpang juga akan diberikan akses wi-fi gratis dan pihak maskapai penerbangan akan mengadakan aktivitas di media sosial selama penerbangan berlangsung.
James Hogan, Presiden dan Chief Executive Officer dari Etihad Airways mengatakan respons dari para pelaku perjalanan udara terhadap pesawat A380 terbaru Etihad, terutama kamar penthouse The Residence by Etihad benar-benar luar biasa. "Kami sangat senang dapat memperkenalkan pesawat ini di layanan komersial," katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (29/12/2014).
“Minggu lalu pengujian dan persiapan final untuk penerbangan perdana bersejarah ke London Heathrow ini telah berhasil dilakukan dan kami menantikan kesempatan untuk menyambut para penumpang di pesawat A380 kami di Bandara Abu Dhabi,” sambungnya.
The Residence by Etihad yang berada di bagian depan atas pesawat adalah kabin tiga ruangan yakni ruang duduk, kamar mandi, dan kamar tidur yang menawarkan kemewahan dan privasi yang selama ini diasosiasikan dengan perjalanan dengan jet pribadi.
Dikutip dari Indo Aviation, Etihad mengumumkan penumpang pertama yang terbang dengan tiket paling eksklusif di dalam sejarah industri penerbangan ini. Dia adalah pebisnis yang berbasis di Miami dan merupakan seorang yang sangat suka dengan industri penerbangan, Gino Bertuccio.
Sebelum pesawat Airbus A380 pertama Etihad Airways lepas landas dari Abu Dhabi International Airport menuju London Heathrow International Airport untuk menjalani penerbangan perdana pada 27 Desember 2014, Etihad Airways telah menyiapkan tim khusus untuk memastikan seluruh aspek yang diberikan kepada Bertuccio ditangani dengan baik dan dilakukan secara personal.
“Kami sangat senang menyambut Tuan Bertuccio di dalam kabin The Residence by Etihad. Pada 27 Desember, dia menjadi bagian dari sejarah industri penerbangan sebagai anggota pelanggan elit pertama Etihad Airways yang menikmati keramahan dan pelayanan paling mewah dan eksklusif dalam perjalanan udara di dunia,” kata Chief Commercial Officer Etihad Airways Peter Baumgartner.
“Saya telah mengikuti Etihad Airways dan saya selalu mengagumi produk yang diluncurkan oleh maskapai penerbangan ini. Akan ada banyak pengalaman dalam penerbangan perdana ini, mulai dari perlengkapan, layanan, dan inovasi lain untuk dicoba. Saya sangat senang mengalami semuanya, dan saya terpesona oleh konsep butler,” kata Bertuccio.
Berapa harus dibayar Bertuccio untuk penerbangan delapan jam itu? Dari situs resmi Etihad, harga tiket senilai AED 25.170 atau setara Rp 85,1 juta.(*)