Hari Anti Korupsi
KAKI Desak Kejati Sulsel Hukum Berat Pelaku Korupsi
Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Sulsel melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Sulsel melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Selasa (9/12/2014). Aksi tersebut berjalan lancar dan tidak ada aksi anarkis.
Ketua KAKI, Soleman Randuk, dalam orasinya mengatakan, pihaknya, mendesak Kejati segera menutaskan seluruh kasus korupsi yang masih terus bergulir di Sulsel.
KAKI juga meminta Kejati, Transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik luas atas seluruh kasus korupsi yang bergulir di Sulsel, sebagai sanksi sosial untuk pelaku korupsi.
"Berikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku korupsi di Sulsel tanpa tebang pilih karena faktor kekuasaan, politik dan pengaruh sosial sebagai efek jera untuk pelaku korupsi yang merugikan negara," ujar Soleman.
Menurutnya, masalah korupsi menjadi berbincangan publik terutama dalam media massa. Banyak ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang masalah korupsi. Pada dasarnya ada Pro Kontra, namun meskipun demikian, kasus korupsi harus diusut tuntas.
Berdasarkan data yang dimiliki KAKI, Indonesia berada di urutan 107 negara terkorup dari 175 negara. Sementara Sulsel, berada diurutan ke lima terkorup dari 33 provinsi di Indonesia. (*)