Hari Anti Korupsi

Front Aksi Penyelamat Alam Maros Tolak Semen China

Koordinator lapangan, Abustan, menilai pemerintah pusat dan daerah tidak berhenti menjual kekayaan alam pada perusahaan asing

Front Aksi Penyelamat Alam Maros Tolak Semen China
TRIBUN TIMUR/MUTMAINNAH
Front Aksi Penyelamat Alam Maros juga berunjuk rasa di momen Hari Anti Korupsi, Selasa (9/12/2014). Mereka menyatakan sikap menolak rencana masuknya semen China ke Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Muthmainnah Amri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Front Aksi Penyelamat Alam Maros juga berunjuk rasa di momen Hari Anti Korupsi, Selasa (9/12/2014). Mereka menyatakan sikap menolak rencana masuknya semen China ke Maros.

Koordinator lapangan, Abustan, menilai pemerintah pusat dan daerah tidak berhenti menjual kekayaan alam pada perusahaan asing demi kepentingan sejumlah golongan.

Ia mengatakan Bupati Maros dengan gampang menyetujui izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi milik PT Conch Maros South Sulawesi Mine karena memiliki kewenangan mutlak atas pengelolaan sektor pertambangan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Belum lagi, kata Abustan, keberangkatan Bupati Maros ke pabrik semen terbesar kedua di dunia tersebut pada 2013 lalu semakin mempertegas sikap bupati. Keberangkatan ini juga tidak melibatkan anggota DPRD Maros sebagai representasi rakyat Maros.

Maka demonstran pun menuntut pada bupati agar menarik kembali IUP Eksplorasi milik PT Conch dan membatalkan wilayah izin usaha pertambangan yang telah diberikan ke PT Conch. Massa pun meminta DPRD agar membentuk panitia khusus angket terkait dugaan gratifikasi dan pelanggaran Undang Undang atas terbitnya WIUP dan rekomendasi IUP.

 
 
 
Penulis: Mutmainnah
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved