Breaking News:

Aturan Baru Pemerintah: PNS Wajib Bisa Facebook-an, Twitter-an

Menteri PANRBmewajibkan setiap pegawai aparatur sipil Negara (ASN) untuk akrab dan menggunakan teknologi terbaru, seperti media sosial.

ftadviser.com
Ilustrasi media sosial 

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mewajibkan setiap pegawai aparatur sipil Negara (ASN) untuk akrab dan menggunakan teknologi terbaru, seperti media sosial.

Yuddy Chrisnandi menilai profesionalisme seorang birokrat dapat dilihat jika dia mampu merespon secara tepat dan akurat terhadap keluhan masyarakat. Karena itu, pegawai aparatur sipil Negara (ASN) harus terus menerus meningkatkan kinerja, pengetahuan dan menggunakan teknologi.

“Kita harus akrab dengan perkembangan teknologi terbaru, seperti media sosial,” kata Yuddy Chrisnandi dalam acara Reform Corner ke-19 di lingkungan Kementerian PANRB, di Jakarta, Selasa (25/11/2014), seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, hari ini.

Yuddy hadir untuk pertama kalinya dalam acara yang dilaksanakan dua bulan sekali itu sejak dia menjabat sebagai Menteri PANRB.

Yuddy mengatakan, tanpa memandang senior atau junior, CPNS baru atau PNS lama, semuanya harus melakukan perubahan, terutama dengan berkembangnya teknologi diharapkan semuanya memiliki akun Twitter.

“Mulailah mendekatkan diri dengan masyarakat dan komunikasi secara langsung dengan media. Dari sana kita akan mengetahui bagaimana respon masyarakat kepada kita, mulai dari pujian, caci maki, sumpah serapah kita dapatkan,” katanya.

Namun, Yuddy mengingatkan, setiap kritikan ataupun cacian hujatan tetap direspon secara positif. Menurut dia, setiap pekerjaan yang dilakukan birokrasi akan senantiasa mengandung pro dan kontra, akan ada orang yang merasa disenangkan, atau juga sebaliknya.

Yuddi juga meminta para pegawai untuk tidak menyalahgunakan tempat untuk melakukan proses-proses transaksi yang merugikan orang lain dan nama baik institusi.

“Setiap orang yang datang, yang kenal atau tidak kenal, di garis terdepan harus dilayani dengan baik. Pada saat mereka masuk wilayah parkir saatnya bagian pengamanan memberikan kenyamanan kepada tamu yang akan berkunjung,” tegasnya.

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved