Lusa, Pengusaha Hotel di Makassar Juga Demo Habis-habisan
rencana aksi ala PHRI merujuk kepentingan hotel.
Penulis: Hajrah | Editor: Ilham Mangenre
Laporan: Hajrah / Tribun Timur
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bukan hanya mahasiswa, anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel pun berencana unjuk rasa di Makassar, Rabu (26/11/2014).
Bedanya dari mahasiswa akhir-akhir ini yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), rencana aksi ala PHRI merujuk kepentingan hotel.
PHRI di Makassar menuntut kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait larangan rapat atau kegiatan kedinasan di hotel.
"Kami dengan tegas menolak dan tidak akan mundur sampai kebijakan ini dicabut,"kata Anggiat, Senin (24/11/2014).
Menurutnya, kebijakan yang bertujuan sebagai gerakan efisiensi nasional tersebut tidak berdasar dan cenderung diskriminatif terhadap industri perhotelan.
Pihaknya beranggapan, justru dengan pengelolaan anggaran makan minum secara internal kedinasan akan lebih memicu penyalahgunaan.
Kata Anggiat, rencana aksi mirip tema mahasiswa, aksi damai, akan dipusatkan di Gedung DPRD Sulsel. Sebanyak 1.000an karyawan dari perhotelan di Makassar akan dikerahkan. (*)