Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Disbudpar Makassar Sarankan Tanjung Bayang Ditutup

Selama dua tahun terakhir, belasan orang pengunjung Tanjung Bayang tewas tenggelam

Penulis: Ilham Mangenre | Editor: Ina Maharani

Laporan: Ilham / Tribun Timur

MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM- Tanjung Bayang, adalah satu dari beberapa lokasi wisata pantai Makassar yang paling banyak menelan korban nyawa. Dinas Budaya dan Pariwisita (Disbudpar) Makassar pun menyarankan Tanjung Bayang ditutup sementara.

"Mestinya begitu, kan pelayanannya tidak standar, tidak ada pengamanan, tidak ada tanda batas renang, pelampung dan sebagainya, ini kan menyangkut nyawa orang, sudah banyak yang meninggal di situ," kata Kadisbudpar Makassar Rusmayani Majid, Rabu (8/10/2014).

Selama dua tahun terakhir, belasan orang pengunjung Tanjung Bayang tewas tenggelam setelah terbawa arus atau terseret ombak. Tak ada tanda batas wilayah renang di bibir pantai ini. Pengunjung disilakan semaunya, puas atau tewas. Pemerintah Kota Makassar tak urus (bukan pengelola).

"Memang selama ini Tanjung Bayang tak libatkan Pemkot. Soal sumbangsih PADnya menurut saya tidak ada ke Pemkot. Mungkin LPM setempat. Jadi idealnya, pihak pengelola menyiapkan Tim SAR atau Tim penjaga pantai dan rambu-rambu mengenai batas aman bagi pengunjung untuk renang dan sebagainya," jelasnya.(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved