Ibadah Haji 2014
Kenali Petugas Haji Haji yang Sah
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Mekah menempatkan sejumlah pembimbing jamaah di Masjidil Haram, Mekah.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah Kerja Mekah menempatkan sejumlah pembimbing jamaah di Masjidil Haram, Mekah.
Mereka ditempatkan di empat titik yakni di Mas’a (tempat Sa’i), Safa, Marwah, dan sekitar tempat tawaf. Jumlahnya sekitar 20 orang yang akan dibagi dalam tiga shift. “Ini baru pertama kali dilakukan untuk mensinergikan antara bagian pembimbing ibadah dan keamanan,” kata Jaetul Muchlis, Kepala Seksi Perlindungan dan Keamanan Daker Mekah, pekan lalu.
Petugas haji berperan memberikan kenyamanan dan keamanan kepada setiap jamaah yang terlepas dari rombongan saat berada di Masjidil Haram.
Menurut Jaetul, jamaah yang terlepas dari rombongan biasanya menjadi sasaran empuk bagi penjahat karena mereka tampak bingung.
Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram, Letkol TNI Mohammad Hassan, mengaku prihatin karena pelaku kejahatan justru orang Indonesia sendiri. Bahasa yang mereka gunakan sama dengan para jamaah haji dan sikapnya ramah, dengan pura-pura ingin membantu membawakan tas sehingga para jamaah merasa satu kampung dan tidak curiga. Setelah berhasil dibawakan tasnya, pelaku kejahatan ini langsung kabur.
Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun Timur, Rabu (17/9/2014) hari ini. (*)