Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Haris YL Mau Pecat Kader Tak Loyal Golkar

Pengurus DPD II Partai Golkar Makassar akan mendata ulang kadernya menjelang berakhirnya kepengurusan duet Supomo Guntur-Farouk M Betta.

Penulis: Mahyuddin | Editor: Suryana Anas

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pengurus DPD II Partai Golkar Makassar akan mendata ulang kadernya menjelang berakhirnya kepengurusan duet Supomo Guntur-Farouk M Betta.

Pendataan ulang akan kelar sebelum HUT Ke-64 Golkar yang dirayakan 20 Oktober mendatang.

Ketua Harian Golkar Makassar, Haris Yasin Limpo, menjelaskan, pendataan ulang untuk mengetahui pasti jumlah kader partai baik yang baru maupun yang sudah tidak aktif lagi.

"Yang tidak mengisi tentu kita hilangkan saja dari database. Kita mau mengganti kader yang PDLT-nya diragukan," kata Haris di Sekretariat Golkar, Jl Lasinrang, Makassar, Rabu (17/9/2014).

PDLT singkatan dari prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tak tercela.

Haris menjelaskan, database Golkar Makassar terakhir diperbaharui pada 2009.

Mantan Legislator Golkar Makassar tersebut memaparkan, pendataan ulang akan ditebar melalui kelompok kader di Makassar untuk mendatangi kader satu per satu.

"Yang tahu potensi kader kota adalah DPD II saja, tidak ada yang lain," kata Nyanyang, panggilan Haris.

Wakil Ketua Golkar Makassar, Irianto Ahmad, menambahkan, pendataan juga untuk memilah kader. Mana yang loyal dan mana yang tercela.

Menurutnya, kader yang tidak masuk kategori loyal akan disingkirkan.

"Database untuk cuci gudang. Kalau tidak memenuhi PDLT, ngapain kita masukkan. Seperti pemecatan kader pada saat Pilwali," kata Irinato.

Haris dan Irianto gagal terpilih ke parlemen Makassar hasil Pemilu 2014 (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved