Breaking News:

Headline News Hari Ini

Pusat Tol Laut Ada di Takalar

Rencana investasi pengembangan kawasan industri terpadu Mamminasata di Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar mulai dipercepat.

Pusat Tol Laut Ada di Takalar
dok tribun-Timur/diwan
Irman Yasin Limpo

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rencana investasi pengembangan kawasan industri terpadu Mamminasata di Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar mulai dipercepat.

Investasi milik PT Kilang Minyak Mas Hitam ini sekarang telah memasuki masa peninjauan untuk perubahan aturan kawasan RT RW pemerintah Kabupaten Takalar dan Mamminasata.

Dalam kawasan seluas 5.000 hektar ini rencananya akan ditunjang beberapa fasilitas mulai dari pembangunan tol di atas laut, kilang minyak,bandara, pelabuhan hingga perumahan.

Plt Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, investasi dari PT Kilang Minyak Mas Hitam sudah masuk ke tahap pengajuan investasi sejak tahun 2011.

Menurut Irman dari investasi tersebut yang paling mendesak diwujudkan adalah kehadiran tol di atas laut di kawasan tersebut.

"Sebelum ada kawasan industri?, kita butuh konektifitas dulu, nah Tol di atas laut jawabannya supaya ada alternatif jalur pengangkutan,"jelasnya, Senin (8/9/2014).

Untuk infrastruktur tersebut kata Irman, fungsinya hampir sama seperti yang dikembangkan di Bantaeng, dimana diprioritaskan untuk pengangkutan khusus komoditi dari Makassar ke Takalar serta dari Takalar ke beberapa daerah lain.

Tol tersebut akan ditunjang pelabuhan laut dengan dermaga yang panjangnya mencapai 1.000 meter.

Irman yang juga Kepala Balai Diklat Sulsel ini mengakui tol di atas laut sudah menjadi kebutuhan mendesak dimana memang ada tiga daerah di Sulsel yang  potensial untuk dikembangkan  seperti Barru, Bantaeng dan Takalar sendiri.

Kini, kata Irman,  proyek yang menelan investasi triliunan rupiah tersebut akan dikawal Badan Kordinasi Penanaman Modal untuk dipercepat rancangannya.

Irman berkomitmen menjaga iklim investasi daerah dengan tetap mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.

Saat ini BKMPD telah mengantongi realisasi investasi triwulan II untuk PMDN (Penanaman modal dalam negeri) sebesar Rp 545,951 miliar dengan total proyek  30 proyek dan PMA (Penanaman Modal Asing) Rp 1,77 triliun dengan total? proyek 44 proyek.

Sedangkan untuk realisasi dari beberapa perusahaan juga mulai masuk dengan berbagai? rencana investasi seperti untuk PMDN mencapai Rp 4,231 triliun dan PMA mencapai Rp 11,503 triliun.

Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun Timur, Selasa (9/8/2014) hari ini. (*)

Tags
Takalar
Editor: Suryana Anas
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved