Pemilu 2014

Sidang DKPP Panwaslu Luwu, Dari Daging Kurban Hingga Ikan Layang

Panwaslu Luwu disidang atas laporan dua mantan Ketua Panwas Kecamatan.

Sidang DKPP Panwaslu Luwu, Dari Daging Kurban Hingga Ikan Layang
TRIBUN TIMUR/ILHAM ARSYAM
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu kembali menyidangkan penyelenggara pemilu Sulsel, Selasa (26/8/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Arsyam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu kembali menyidangkan penyelenggara pemilu Sulsel, Selasa (26/8/2014).

Setelah KPU dan Panwas Maros, kali ini, Panwaslu Luwu disidang atas laporan dua mantan Ketua Panwas Kecamatan. Mereka yakni Sapril (Ketua Panwascam Ponrang Selatan) dan Ramdan (Ketua Panwascam Bua).

Baik Sapril maupun Ramdan mengadukan Panwas Luwu Siming Cs karena dianggap telah melakukan pemecatan yang tak sesuai prosedur.

Namun, dalam persidangan keterangan keduanya menyerempet ke mana-kemana bahkan sesekali mengundang tawa.

Ramdan yang sakit hati karena dipecat tak habis pikir dengan keputusan Siming, padahal dia mengaku pernah dikasi daging kurban saat idul adha tahun lalu

Ramdan juga menganggap Siming tak netral di Pileg. Ramdan menyebut Siming mengundang salah satu caleg diacara potong hewan kurban tersebut.

Kelucuan tak hanya soal bagi-bagi daging, soalnya Siming mengaku Ramdan pernah melakukan tindakan yang mengandung unsur pidana pemilu.

"Ramdan pernah telpon saya yang mulia, saat saya bilang akan lapor pidana, dia bilang, jangan pak ketua nanti saya traktir ikan Layang," cerita Siming yang mengundang tawa peserta sidang. Sayangnya Siming tak mengungkapkan apakah dia memenuhi ajakan traktir itu atau tidak.

Sapril dan Ramdan sebagai pengadu justru berbalik layaknya teradu. Keduanya didesak mengakui pernah menyembunyikan form C1 di rumahnya.

"Tidak benar itu yang mulia kalau saya menyembunyikan, saya hanya mengamankan," ujarnya polos.

Ketua majelis sidang DKPP, Ana Herliana sesekali tersenyum mendengar cerita-cerita pengadu, saksi maupun teradu tersebut. (*)

Penulis: Ilham Arsyam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved