Calon Presiden 2014
Dosen Unismuh Kaget Terima Undangan Jokowi
Keduanya diundang bersama 40 dosen dari perguruan tinggi se-Indonesia lainnya untuk dimintai masukan oleh Jokowi
Penulis: AS Kambie | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Dr Mahmud Nuhung tak bergeming beberapa saat. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar itu tercengang.
Dia tak bisa berkata apa-apa dalam hitungan beberapa detik mendengar kabar bahwa dirinya diundang oleh calon presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi).
Dosen Unismuh M Husni Yunus MPd yang menyampaikan undangan ke Mahmud kaget karena mengira koleganya itu kena serangan jantung.
"Saya kaget melihat reaksi Pak Doktor Mahmud waktu saya sampaikan undangan itu. Saya kira beliau pingsan," ujar Husni yang juga Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Sulsel.
Dia juga mengaku terperanjat menerima undangan itu sebelumnya.
Kisah undangan Jokowi itu disampaikan Husni dan Mahmud di redaksi Tribun Timur, Jl Cenderawasih, Makassar, Rabu (20/8/2014) sore.
"Saya kaget, Pak. Sama sekali tidak menyangka saya dapat undangan seperti itu," ujar Mahmud.
Betapa tidak, dari ribuan dosen di Makassar yang tersebar di sejumlah perguruan tinggi, hanya nama mereka berdua yang tertera dalam undangan tersebut.
Dalam undangan ditandatangani oleh Presidium Seknas Jokowi, Dadang Juliantara, keduanya diundang bersama 40 dosen dari perguruan tinggi se-Indonesia lainnya untuk dimintai masukan oleh Jokowi dalam Simposium Nasional II Jalan Kemandirian Bangsa.
Acara itu digelar di Senin (18/8/2014) di Hotel Ambarukmo, Jogyakarta.
Mahmud dan Husni semangat menunjukkan foto-fotonya bersama Jokowi dalam acara tersebut.
"Itulah pertama kalinya saya melihat langsung dan berjabat tangan langsung dengan Jokowi," kata Mahmud.
Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun Timur, Kamis (21/8/2014) hari ini. (*)