Headline News Hari Ini
Tiap Minggu Syahrul Yasin Limpo Telepon Pak Menteri
Disampaikan pada seremoni peletakan batu pertama (ground breaking) Proyek Kereta Api Sulawesi di di Desa Sawung
TRIBUN-TIMUR.COM, BARRU - Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan (71), memilih tak membacakan utuh sambutan resmi tertulisnya pada seremoni peletakan batu pertama (ground breaking) Proyek Kereta Api Sulawesi di di Desa Sawung, Garongkong, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Selasa (12/8/2014) sore.
Di hadapan seratusan tamu VVIP selevel menteri, gubernur, pejabat militer dan Polri, muspida, kepada daerah tingkat dua, pengusaha, politisi, tokoh masyarakat, letnan jenderal purnawirawan TNI ini memilih bercerita dengan gaya bertutur dan menghibur.
Dia membuka sambutan tak tertulisnya, tentang desakan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (58), yang getol melobi proyek transportasi massal modern, kereta api di Sulawesi.
Mantan Gubernur Sulawesi Utara (1995-2000) ini, menyebut Syahrul termasuk satu dari sekian gubernur di Indonesia yang gigih menagih komitmen pemerintah pusat.
"Hampir tiap minggu Pak Gub, telepon saya. Itu sejak 2011," ujar mantan menteri pendayagunaan aparatur negara itu (2009-2011) itu.
EE Mangindaan yang termasuk salah satu orang kepercayaan Presiden SBy di kabinet dan DPP Partai Demokrat ini, bercerita dalam logat Makassar.
"Beliau selalu bertanya kapan ki itu kodong Daeng, cepa-cepa (cepat-cepat) mi itu tawwa," kata Mangindaan yang memang menghabiskan masa SMP dan SMA-nya di Ujungpandang, awal tahun 1960-an.
Berita selengkapnya dapat dibaca pada edisi cetak Harian Tribun timur, Rabu (13/8/2014) hari ini. (*)